Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa memiliki banyak reseller ternyata tidak selalu menjamin kekuatan pasukan penjualan sebuah bisnis. Fenomena ini seringkali terjadi ketika jumlah mitra terus bertambah, namun sebagian besar dari mereka hanya menunjukkan aktivitas tinggi di awal bergabung, kemudian meredup. Kondisi ini mengindikasikan adanya celah serius dalam sistem yang perlu segera dievaluasi.
Salah satu akar permasalahan yang kerap ditemukan adalah strategi rekrutmen yang terlalu agresif mengejar angka. Banyak bisnis cenderung menerima siapa saja tanpa melakukan seleksi ketat, mengabaikan apakah calon reseller memiliki keselarasan dengan produk, kapasitas menjual yang memadai, atau pemahaman mendalam tentang target pasar yang ingin disasar.

Selain itu, skema komisi yang kurang transparan atau tidak menawarkan insentif berkelanjutan dapat menjadi pemicu utama hilangnya motivasi. Ditambah lagi, minimnya pendampingan, ketersediaan materi penjualan yang relevan, serta arahan strategis pasca-bergabung, seringkali membuat reseller merasa terombang-ambing dan kesulitan meningkatkan performa mereka.
Also Read
Tanpa adanya mekanisme evaluasi yang efektif untuk mengidentifikasi mitra yang aktif, yang mulai pasif, atau bahkan yang memutuskan berhenti, bisnis akan terjebak dalam siklus yang sama. Strategi yang dijalankan cenderung monoton: reseller berkurang, lalu merekrut anggota baru, tanpa pernah menyentuh akar masalahnya.
Padahal, membangun pasukan penjualan yang tangguh memerlukan pendekatan yang jauh lebih terarah dan sistematis. Ini mencakup proses pemilihan mitra yang tepat, perancangan skema komisi yang memotivasi, program pembinaan berkelanjutan, hingga strategi retensi untuk mempertahankan reseller berkinerja tinggi.
Untuk menjawab tantangan ini, sebuah solusi komprehensif akan dihadirkan melalui kelas "Bangun Pasukan Penjualan Batch 3". Program ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan strategi membangun jaringan mitra yang terstruktur, memastikan reseller tidak hanya ramai di awal, tetapi juga aktif dan berkembang secara berkelanjutan bersama bisnis.
Kelas ini akan diselenggarakan secara daring (live session) pada hari Selasa, 15 September 2026, dengan durasi pembelajaran intensif selama 2 jam. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas sesi konsultasi serta tanya jawab gratis, sebuah kesempatan emas untuk menggali lebih dalam permasalahan spesifik yang dihadapi. Lampung Cerdas menjadi penyelenggara di balik inisiatif edukatif ini.
Bagi para pelaku bisnis yang sedang berupaya membangun atau mengoptimalkan jaringan reseller, atau merasa program kemitraan yang ada belum memberikan hasil maksimal, kelas ini merupakan peluang berharga untuk meninjau ulang dan menyempurnakan sistem penjualan yang telah berjalan. Pendaftaran untuk "Bangun Pasukan Penjualan Batch 3" dapat dilakukan melalui platform detikevent! Jangan lewatkan kesempatan ini untuk transformasi bisnis Anda.




