PERTAMINA JADI PAHLAWAN! 16 Korban Kapal Tenggelam Diselamatkan!

Author Image

Hadi Wibawa

15 September 2026, 00:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Sebuah aksi heroik berhasil dicatat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau. Kapal ini terlibat aktif dalam operasi penyelamatan korban insiden tenggelamnya MV Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026. Sebanyak 16 individu berhasil dievakuasi oleh MT Mauhau dan kini telah diserahkan kepada Basarnas untuk penanganan lebih lanjut.

Kapal MT Mauhau, yang mengemban misi kemanusiaan ini, tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 06.10 WITA. Dari total 16 korban yang dibawa, 15 di antaranya ditemukan selamat, sementara satu korban lainnya dinyatakan meninggal dunia. Setibanya di darat, seluruh korban segera diserahterimakan kepada Posko SAR/Basarnas. Proses ini merupakan bagian dari respons cepat yang dilakukan MT Mauhau sejak menerima informasi kondisi darurat hingga membawa para korban ke titik penanganan di darat.

PERTAMINA JADI PAHLAWAN! 16 Korban Kapal Tenggelam Diselamatkan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, saat MT Mauhau tengah berlayar menuju Tuban, nakhoda kapal menerima sinyal marabahaya (distress signal) dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF. Tanpa menunda, nakhoda segera mengarahkan kapal menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 10 Nautical Miles (NM) dari posisi mereka. Koordinasi intensif pun langsung dilakukan dengan Basarnas serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mendukung proses Search and Rescue (SAR). Sekitar pukul 03.00 LT, awak kapal berhasil mendeteksi parachute flare yang dinyalakan para korban, dan tak lama kemudian, 16 orang berhasil dievakuasi, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8.

Selama berada di atas kapal MT Mauhau, para korban mendapatkan pertolongan pertama dan kebutuhan dasar yang diperlukan. Namun, satu korban dengan kondisi luka berat kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.16 LT, menambah duka di tengah upaya penyelamatan.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nakhoda dan seluruh awak MT Mauhau atas kecepatan dan dedikasi mereka dalam membantu proses penyelamatan. "Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026). Ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa adalah prioritas mutlak, mencerminkan semangat kemanusiaan yang selalu dipegang teguh insan Pertamina untuk senantiasa hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan.

Setelah proses serah terima korban selesai, MT Mauhau melanjutkan pelayarannya menuju Tuban. Kapal ini bertolak dari OB Banjarmasin pada 14 September pukul 13.30 LT dan diperkirakan akan tiba di Tuban pada 15 September 2026 pukul 16.00 LT. Seluruh 21 awak kapal MT Mauhau dilaporkan dalam kondisi aman dan sehat. Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keselamatan pelayaran melalui kesiapsiagaan, respons cepat, serta koordinasi yang erat dengan Basarnas dan pihak terkait dalam menghadapi setiap situasi darurat.

Related Post