Gebrak! PGE Bor Sumur Kedua, Listrik Sumsel Kian Dekat!

Author Image

Hadi Wibawa

21 September 2026, 20:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Langkah signifikan dalam pengembangan energi bersih di Sumatera Selatan telah dimulai. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai secara resmi mengumumkan dimulainya pengeboran sumur kedua, LMB-19.4. Proyek vital ini dirancang untuk menopang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 yang berkapasitas 55 megawatt (MW), menandai kelanjutan strategis setelah pengeboran sumur eksplorasi pertama pada Juli 2026.

Ahmad Yani, Direktur Utama PGE, menegaskan bahwa pengeboran sumur kedua ini merupakan babak lanjutan dari tajak sumur eksplorasi perdana, LMB 19-3, yang telah sukses dilakukan pada Juli 2026. Sumur pertama tersebut berlokasi di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, dan menggunakan rig GDAP#123 dengan kedalaman mencapai 2.500 meter. Proyek ambisius yang berlokasi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai, Sumatera Selatan ini, ditargetkan akan beroperasi penuh (Commissioning Operation Date/COD) pada tahun 2030.

Gebrak! PGE Bor Sumur Kedua, Listrik Sumsel Kian Dekat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Proyek ini menjadi manifestasi nyata komitmen PGE dalam menjawab lonjakan kebutuhan listrik, khususnya di wilayah Sumatera Selatan," ungkap Ahmad Yani dalam keterangan persnya pada Senin (21/9/2026). Ia menambahkan, "Ini juga merupakan kelanjutan dari keberhasilan Unit 2 yang telah beroperasi lebih dulu. Kami sangat optimistis, proyek ini akan mengakselerasi pencapaian target kapasitas terpasang PGE sebesar 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034."

Di sisi operasional, Project Manager Lumut Balai Unit 3 & 4, Heri Susanto, menekankan bahwa keberhasilan proses pengeboran sangat bergantung pada sinergi kuat dari seluruh pihak terkait, serta konsistensi dalam mengimplementasikan standar keselamatan, kualitas, dan operasional yang ketat. Pengeboran Sumur LMB-19.4 ini sendiri ditargetkan dapat rampung dalam kurun waktu 40 hari. "Dimulainya pengeboran sumur kedua LMB-19.4 ini adalah kelanjutan dari suksesnya penyelesaian sumur LMB-19.3 sebelumnya. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pekerjaan," tegas Heri.

Perlu dicatat, proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 ini juga merupakan bagian integral dari arah strategis pemerintah, tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book & Green Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas. Kehadirannya akan melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 dan Unit 2, yang masing-masing berkapasitas 55 MW dan telah beroperasi sejak akhir 2019 serta Juni 2025, memperkuat pasokan energi bersih nasional.

Senada dengan semangat tersebut, General Manager PGE Area Lumut Balai, Catur Hendro Utomo, menyampaikan bahwa dimulainya pengeboran Sumur LMB-19.4 ini menandai fase krusial dalam keseluruhan pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3. "Kami sangat optimistis, dengan kolaborasi solid dari seluruh tim dan mitra kerja, target penyelesaian pengeboran dalam 40 hari dapat tercapai. Ini merupakan salah satu tahapan fundamental untuk memastikan PLTP Lumut Balai Unit 3 dapat beroperasi tepat waktu sesuai jadwal," pungkas Catur.

Related Post