Redaksibengkulu.co.id – Guna mengakselerasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN secara resmi menerima kucuran dana sebesar Rp 6 triliun untuk tahun anggaran 2026. Alokasi fantastis ini menyusul terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Otorita IKN, menandai babak baru persiapan infrastruktur dan fasilitas di calon ibu kota negara.
Untuk memastikan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, Otorita IKN telah menetapkan struktur organisasi perbendaharaan yang solid. Sebanyak enam kepala satuan kerja, 24 pejabat pembuat komitmen (PPK), lima pejabat penandatangan surat perintah membayar (PPSPM), serta tiga bendahara pengeluaran telah resmi dilantik dan ditugaskan mengawal dana tersebut.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, secara langsung memimpin proses pelantikan para pejabat perbendaharaan tersebut. Dalam sambutannya, Basuki menekankan bahwa besarnya anggaran yang dipercayakan harus diimbangi dengan tingkat tanggung jawab yang setara tingginya dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Related Post
"Ini adalah amanah besar dan tanggung jawab kita bersama untuk membelanjakan uang negara dengan sebaik-baiknya," tegas Basuki, seperti dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat (2/1/2026). Ia menambahkan, "Amanah ini harus betul-betul dimaknai, dan kita harus menghindarkan diri dari segala bentuk conflict of interest dalam setiap pengambilan keputusan yang kita buat."
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan, seluruh pejabat perbendaharaan yang baru dilantik juga telah menandatangani pakta integritas. Basuki kembali mengingatkan agar mereka senantiasa bekerja secara profesional, mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menjaga integritas tinggi demi kelancaran pembangunan IKN sebagai salah satu proyek strategis nasional.
Dengan telah diterbitkannya DIPA dan lengkapnya perangkat pengelola anggaran, Otorita IKN menyatakan optimismenya. Mereka yakin bahwa pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Ibu Kota Nusantara pada tahun 2026 akan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat nyata yang signifikan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.









Tinggalkan komentar