Dunia Bergantung RI! 40% Batu Bara & 65% Nikel dari Kita?

Redaksibengkulu.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara blak-blakan mengungkapkan peran vital Indonesia sebagai pemasok utama komoditas energi dan mineral strategis dunia. Negara kita disebut menguasai hingga 40% perdagangan batu bara global, dan tak kalah mengejutkan, 65% produksi nikel dunia.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa dari total perdagangan batu bara dunia yang mencapai sekitar 1,5 miliar ton, Indonesia menyumbang sekitar 500 juta ton. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai pemain dominan di pasar ekspor. "Artinya, Indonesia di atas 30% bahkan mungkin mencapai 40% ini dari kita," tegas Tri dalam acara Indonesia Weekend Miner by Indonesia Mining Summit di Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2026).

COLLABMEDIANET

Meskipun kontribusi Indonesia terhadap produksi batu bara global tercatat sekitar 8% dari total 8,9-9,1 miliar ton per tahun, posisi ini sangat signifikan dalam rantai pasokan ekspor. Mayoritas produksi, sekitar 74%, berasal dari Asia, dengan Tiongkok sebagai produsen terbesar (52%), diikuti India (12%), dan Indonesia di urutan berikutnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun bukan produsen terbesar secara volume, Indonesia adalah eksportir paling krusial.

Tak hanya batu bara, Indonesia juga menjadi pemain kunci dalam industri nikel global. Tri Winarno membeberkan bahwa dari total produksi nikel dunia yang berkisar 3,2-3,4 juta ton, 65% atau sekitar 2,2 juta ton berasal dari Indonesia. "Jadi, 65% itu adalah dari kita. Jadi, kita utama sekali di industri-industri ini," imbuhnya, menegaskan dominasi Indonesia yang tak terbantahkan dalam pasokan mineral strategis ini.

Data ini menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai salah satu penopang utama kebutuhan energi dan industri global, khususnya dalam penyediaan batu bara dan nikel yang esensial bagi berbagai sektor industri di seluruh dunia.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar