Aceh Tamiang Bangkit! BUMN Keroyokan Bangun 600 Hunian Sementara Pasca Bencana!

Aceh Tamiang Bangkit! BUMN Keroyokan Bangun 600 Hunian Sementara Pasca Bencana!

Redaksibengkulu.co.id – Dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, PT Hutama Karya (Persero) mengambil peran vital dengan merencanakan pembangunan 120 unit hunian sementara (huntara). Inisiatif ini merupakan bagian dari respons kolektif Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terhadap arahan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang menyerukan bantuan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera.

Secara keseluruhan, konsorsium BUMN konstruksi menargetkan pembangunan 600 unit huntara. Hutama Karya, dengan porsi 120 unit, akan beroperasi di lahan seluas 52.581 meter persegi. Lokasi strategis yang dipilih adalah di Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, memastikan aksesibilitas bagi para penyintas.

Aceh Tamiang Bangkit! BUMN Keroyokan Bangun 600 Hunian Sementara Pasca Bencana!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelum konstruksi dimulai, tim Hutama Karya telah melakukan survei lapangan ekstensif. Hasilnya menunjukkan prioritas pada pembersihan sisa lumpur, perataan kontur lahan, serta pembukaan akses menuju area yang masih terisolasi akibat bencana. Desain huntara dirancang efisien dan tangguh, menggunakan metode rangka baja ringan yang ringkas namun awet. Dinding akan memakai papan semen, lantai dari multiplek, dan atap zincalume, menjamin kekokohan, keamanan, serta kesiapan huni dalam tempo singkat. Setiap unit, berukuran antara 12 hingga 30 meter persegi, akan dilengkapi fasilitas esensial seperti dapur umum, area cuci, mushola, dan sanitasi yang memadai.

COLLABMEDIANET

Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menegaskan komitmen perusahaan dalam fase awal pemulihan. "Pada fase awal pemulihan, kami kejar jalur penghubung warga berfungsi kembali melalui BUMN Peduli. Hutama Karya hadir di lokasi bersama BUMN infrastruktur lain, terkoordinasi dengan otoritas setempat dan standar keselamatan ketat," ujarnya. Untuk merealisasikan hal tersebut, Hutama Karya telah mengerahkan armada alat berat yang signifikan. Empat unit excavator utama, didukung satu unit excavator PC75, dua unit dump truck, dan satu unit tangki solar, bahu-membahu membersihkan ruas jalan yang tertimbun lumpur, kayu hanyutan, dan sedimen tebal, memastikan akses vital kembali terbuka.

Tak hanya itu, Hutama Karya juga menyediakan solusi jembatan darurat berupa Jembatan Bailey, terdiri dari satu unit bentang 43 meter dan dua unit bentang 48 meter, guna memulihkan konektivitas yang terputus. Dukungan logistik dan operasional diperkuat dengan tambahan tujuh unit excavator PC-200, satu unit crane berkapasitas 80 ton, serta pasokan operator dan bahan bakar solar yang memadai. Mardiansyah menambahkan, "Setelah konektivitas pulih, dukungan lanjut ke amanah pembangunan huntara untuk tempat tinggal sementara layak." Ini menandai transisi fokus dari infrastruktur dasar menuju penyediaan tempat tinggal bagi warga terdampak, memastikan pemulihan menyeluruh bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar