Anggaran Gizi Dikembalikan? Menkeu Buka Fakta!

Anggaran Gizi Dikembalikan? Menkeu Buka Fakta!

Artikel:

Redaksibengkulu.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan dana sebesar Rp 70 triliun kepada Presiden Prabowo Subianto karena potensi tidak terserap tahun ini. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa dari alokasi anggaran Rp 71 triliun dan dana cadangan Rp 100 triliun, hanya Rp 99 triliun yang diperkirakan akan terserap.

 Anggaran Gizi Dikembalikan? Menkeu Buka Fakta!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk tahun depan, dukungan pemerintah untuk BGN meningkat signifikan menjadi Rp 268 triliun, ditambah dana cadangan Rp 67 triliun, sehingga total dukungan mencapai Rp 335 triliun. Dana ini akan digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat. "Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, setiap hari kita akan menyalurkan dana sekitar Rp 1,2 triliun," ujar Dadan.

COLLABMEDIANET

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait pengembalian anggaran tersebut. Menurutnya, dana Rp 70 triliun yang dikembalikan berasal dari dana cadangan yang belum dialokasikan secara resmi ke BGN. "Yang saya tahu dia balikin Rp 100 triliun dari anggaran yang dia sempat minta, tapi itu belum dianggarkan betul, jadi sebetulnya uangnya belum ada," kata Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau penyerapan anggaran Rp 71 triliun yang telah dialokasikan ke BGN. "Justru yang kita lihat yang disebut tadi, yang Rp 71 triliun. Bukan yang dibalikin ya, dianggarkan ya, berapa yang diserap sampai akhir tahun, kita lihat seperti apa," jelasnya.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa realisasi penerima MBG baru mencapai 31,2 juta orang, dengan realisasi anggaran Rp 20,6 triliun dari pagu Rp 71 triliun atau sekitar 29% per awal Oktober 2025. Program MBG telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera dengan 6,6 juta penerima.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar