AS di Ujung Tanduk: Shutdown Pemerintah Mengintai!

AS di Ujung Tanduk: Shutdown Pemerintah Mengintai!

Redaksibengkulu.co.id – Pemerintah Amerika Serikat berada di ambang penutupan (shutdown) akibat kebuntuan negosiasi anggaran antara Partai Republik dan Partai Demokrat. Kurang dari 24 jam tersisa, kesepakatan pendanaan belum tercapai, memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat AS.

Wakil Presiden AS, JD Vance, menuding Partai Demokrat sebagai penyebab utama krisis ini. Vance menuding penolakan Demokrat terhadap RUU pendanaan pemerintahan sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mengarah pada penutupan pemerintahan.

 AS di Ujung Tanduk: Shutdown Pemerintah Mengintai!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, Partai Demokrat bersikeras bahwa mereka tidak akan mendukung RUU yang dianggap menggerogoti layanan kesehatan publik. Pertemuan yang difasilitasi oleh Presiden Donald Trump pun gagal menghasilkan solusi konkret untuk menghindari shutdown.

COLLABMEDIANET

Vance memprediksi penutupan pemerintahan akan terjadi minggu ini jika tidak ada titik temu. "Saya pikir kita sedang menuju penutupan pemerintahan karena Partai Demokrat tidak akan melakukan hal yang benar," tegas Vance, seperti dikutip dari CNBC.

Dana pemerintah diperkirakan akan habis pada pukul 12.01 dini hari Rabu. Kecuali ada kesepakatan di menit-menit terakhir antara Trump dan para pemimpin legislatif, khususnya dari Partai Demokrat, penutupan pemerintahan tak terhindarkan.

Partai Republik bertekad menunjukkan dominasinya setelah memenangkan kendali penuh pemerintahan tahun lalu. Sementara itu, Partai Demokrat bertekad memperjuangkan kebijakan perawatan kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Enam bulan lalu, Demokrat sempat menyetujui RUU Pendanaan yang disusun Republik, tetapi mereka menegaskan hal itu tidak akan terulang kecuali mereka memiliki suara yang kuat untuk kebijakan perawatan kesehatan. Krisis anggaran ini menjadi ujian berat bagi pemerintahan AS dan berpotensi menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar