Bahlil Rangkap Jabatan, Ini Alasannya!

Author Image

Hadi Wibawa

1 Oktober 2026, 17:25 WIB

JAKARTA – Melansir laporan redaksibengkulu.co.id, Bahlil Lahadalia kini memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tak hanya mengemban amanah sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pria ini juga resmi ditunjuk sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Menanggapi penunjukan ganda tersebut, Bahlil menegaskan bahwa rangkap jabatan ini bukanlah sekadar beban administratif, melainkan sebuah panggilan suci untuk mengabdi kepada negara. Ia berkomitmen untuk memberikan dedikasi penuh pada kedua posisi strategis tersebut.

Bahlil Rangkap Jabatan, Ini Alasannya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Insyaallah, sebagai pembantu presiden, saya akan berupaya sekuat tenaga dengan totalitas untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Baik dalam kapasitas sebagai Menko maupun Menteri ESDM. Ini adalah bentuk panggilan pengabdian kepada Ibu Pertiwi," ungkap Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Terkait rincian kementerian mana saja yang akan berada di bawah koordinasinya, Bahlil menyatakan perlu meninjau kembali Peraturan Presiden (Perpres) terkait untuk memastikan struktur yang tepat. Namun, ia menekankan bahwa pembentukan kementerian koordinator ini memiliki urgensi yang sangat tinggi.

Menurutnya, langkah Presiden Prabowo ini merupakan respons strategis terhadap ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Dunia saat ini tengah menuntut percepatan penggunaan energi bersih, yang sejalan dengan komitmen global dalam Paris Agreement.

"Presiden memandang penting agar program prioritas hilirisasi dan transisi energi dijalankan secara terintegrasi. Kita tidak bisa lagi bekerja secara parsial atau terpisah-pisah. Semuanya harus dilakukan secara komprehensif, terukur, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Bapak Presiden," tambah Bahlil.

Sebagai informasi, prosesi pelantikan Bahlil berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden nomor 104P tahun 2025 mengenai pengangkatan menteri dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Usai mengucapkan sumpah jabatan dan menandatangani berita acara, Bahlil menerima ucapan selamat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Related Post