Redaksibengkulu.co.id – Bank Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak ekonomi ibu kota, salah satunya melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya memperluas inklusi ekonomi dengan memberdayakan masyarakat, terutama pelaku UMKM. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak dalam pemanfaatan produk dan layanan perbankan yang mendukung keberlanjutan usaha mikro. Layanan tersebut meliputi cash management, tabungan, giro, deposito, hingga fasilitas pembiayaan yang terjangkau.
Sebagai bukti nyata, Bank Jakarta baru-baru ini menggandeng Indogrosir untuk meresmikan Toko Mandiri Indogrosir (TMI) Difabel. Inisiatif ini merupakan langkah progresif dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui model usaha ritel yang inklusif, memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan.

Related Post
"Melalui langkah-langkah strategis ini, Bank Jakarta berperan aktif sebagai Bank Pembangunan Daerah yang berupaya menyelaraskan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), khususnya dalam pembangunan sosial kemasyarakatan, melalui penciptaan ekosistem UMKM yang modern, inklusif, dan berkelanjutan," ungkap Arie dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Komitmen Bank Jakarta dalam mendukung UMKM dan pemberdayaan masyarakat telah mendapatkan pengakuan. Bank ini baru saja menerima penghargaan Regional Banking ESG Excellence Awards dari CNBC Indonesia atas kontribusinya dalam pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta dan secara nasional.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Bank Jakarta dalam mendorong adaptasi ESG dalam aktivitas bisnisnya. Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, selaku pemegang saham, atas dukungan yang berkelanjutan terhadap langkah-langkah transformasi Bank Jakarta untuk menjadi semakin kuat dan berkelanjutan.
"Penghargaan ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan sebagai kunci untuk membangun institusi yang resilien di tengah ketidakpastian global," tegas Martha.









Tinggalkan komentar