Bondan Terang Benderang, Ekonomi Warga Melejit!

Author Image

Hadi Wibawa

6 November 2026, 00:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id — Transformasi luar biasa terjadi di Dusun Bondan, Cilacap, Jawa Tengah, berkat inisiatif program Desa Energi Berdikari (DEB) yang digagas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina (Persero). Kini, wilayah yang dulunya minim akses energi tersebut telah berubah menjadi desa yang terang benderang sekaligus mandiri secara ekonomi.

Sunaryo Adi Putra, Perwira Pertamina Subholding Downstream, mengungkapkan bahwa program ini berawal dari sebuah gagasan inovatif berbasis potensi alam lokal. Ide tersebut sebenarnya lahir dari sebuah karya tulis ilmiah dalam kegiatan tahunan Serikat Pekerja Pertamina pada tahun 2017 yang mengangkat tema teknologi, sains, dan terapan.

Bondan Terang Benderang, Ekonomi Warga Melejit!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saat itu, muncul gagasan untuk memanfaatkan dua sumber energi terbarukan, yaitu sinar matahari dan angin. Setelah melakukan survei, kami menemukan kondisi di Dusun Bondan yang cukup memprihatinkan terkait akses penerangan," ujar Sunaryo dalam acara Pertamina Talk Episode 3 di Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).

Langkah awal yang diambil Pertamina adalah memastikan setiap rumah warga mendapatkan akses listrik. Tidak berhenti di situ, kapasitas listrik kemudian ditingkatkan agar dapat menunjang produktivitas warga, seperti penggunaan freezer untuk menjaga kesegaran hasil tambak.

Secara teknis, kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) yang diterapkan mencapai 16.200 Wp. Kekuatan energi ini bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 12.000 Wp dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sebesar 4.200 Wp.

Selain urusan listrik, Pertamina juga memberikan solusi terhadap krisis air bersih. Melalui teknologi pompa dan filtrasi, warga yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan kini dapat memanfaatkan air sumur dengan layak.

Guna melindungi aset ekonomi warga, Pertamina juga menyematkan inovasi Early Warning System Rob Flood (EWSRF). Sistem peringatan dini ini berfungsi memitigasi dampak banjir rob agar hasil tambak masyarakat tetap terlindungi.

Sebagai langkah pamungkas untuk menjaga keberlanjutan ekonomi, sebuah koperasi dibentuk. Koperasi ini berperan penting dalam mengelola dan mengolah hasil tambak menjadi produk pangan bernilai tambah, sehingga kesejahteraan warga Dusun Bondan dapat terus terjaga dalam jangka panjang.

Related Post