Bos KAI Akhirnya Buka Suara!

Author Image

Hadi Wibawa

7 November 2026, 02:46 WIB

YOGYAKARTA – Redaksibengkulu.co.id mengonfirmasi adanya pernyataan resmi dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, terkait isu miring yang menyeret namanya. Bobby akhirnya angkat bicara setelah muncul kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan uang senilai Rp 2 miliar terhadap dirinya.

Isu penyitaan tersebut mencuat sehubungan dengan proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tengah ditangani lembaga antirasuah tersebut. Namun, Bobby secara tegas membantah kebenaran informasi yang beredar luas di masyarakat.

Bos KAI Akhirnya Buka Suara!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya merasa sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar," tegas Bobby melalui keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/2026).

Pernyataan ini disampaikan Bobby saat ia tengah menjalankan agenda kunjungan kerja di Yogyakarta. Fokus utama kunjungannya adalah melakukan inspeksi lapangan guna memastikan standar keselamatan di titik-titik perlintasan sebidang tetap terjaga.

Langkah pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bobby menekankan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan instruksi Presiden untuk mewujudkan target zero accident atau nihil kecelakaan selama masa libur panjang tersebut.

"Kami terus berupaya melakukan langkah-langkah terbaik demi keselamatan penumpang, terutama menjelang Nataru. Saya memohon doa serta dukungan dari seluruh pelanggan KAI dan masyarakat agar operasional kereta api tetap aman, selamat, dan lancar," tambahnya.

Sebelumnya, pihak KPK melalui Juru Bicara Budi Prasetyo sempat memberikan keterangan yang menyebutkan adanya penyitaan uang sebesar Rp 2 miliar dari seorang saksi berinisial BR. Menurut keterangan KPK, uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara korupsi digitalisasi SPBU dan disita saat yang bersangkutan belum menjabat sebagai Dirut KAI.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen KAI tetap fokus pada peningkatan layanan dan keselamatan perjalanan kereta api menjelang musim liburan akhir tahun.

Related Post