Bunga Ajaib Penuntun Arwah di Meksiko!

Author Image

Hadi Wibawa

30 Oktober 2026, 05:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id — Suasana hangat dan penuh warna menyelimuti kawasan Atlixco, Meksiko, saat para petani mulai sibuk memanen bunga marigold. Aktivitas panen raya ini bukan sekadar rutinitas pertanian biasa, melainkan persiapan krusial menyambut perayaan sakral Día de Muertos atau Hari Orang Mati yang jatuh pada awal November mendatang.

Bunga yang memiliki gradasi warna kuning dan oranye mencolok ini, atau yang secara lokal disebut sebagai cempasúchil, memegang peranan vital dalam ritual penghormatan leluhur. Masyarakat setempat meyakini bahwa warna cerah dan aroma khas dari marigold mampu menjadi pemandu bagi arwah anggota keluarga yang telah tiada agar dapat menemukan jalan kembali ke rumah dan altar persembahan.

Bunga Ajaib Penuntun Arwah di Meksiko!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam tradisi Hari Orang Mati, setiap keluarga biasanya mendirikan sebuah altar atau ofrenda. Altar tersebut tidak hanya dihiasi dengan bunga marigold, tetapi juga dilengkapi dengan foto mendiang, lilin yang menyala, hingga makanan dan minuman favorit almarhum semasa hidup. Kehadiran marigold di setiap sudut rumah, makam, hingga altar menjadi simbol penghubung antara dunia manusia dan dunia roh.

Perayaan yang rutin digelar setiap tanggal 1 dan 2 November ini merupakan warisan budaya yang sangat mendalam. Tradisi ini merupakan hasil akulturasi unik antara kepercayaan masyarakat adat pra-Hispanik dengan unsur budaya yang dibawa oleh bangsa Spanyol. Saking pentingnya nilai historis dan kultural tersebut, UNESCO telah menetapkan perayaan Hari Orang Mati sebagai Warisan Budaya Takbenda dunia sejak tahun 2008.

Bagi para petani di Atlixco, musim panen marigold adalah momen yang sangat dinantikan. Selain menjadi penggerak ekonomi lokal, mereka turut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi leluhur yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi di Meksiko.

Related Post