JAKARTA – redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bergerak cepat melakukan langkah mitigasi lingkungan menyusul insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda. Sebagai bentuk perlindungan terhadap ekosistem laut, PTK telah mengerahkan tim tanggap darurat dari unit Operasional Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem ke lokasi kejadian.
Langkah utama yang diambil adalah pemasangan oil boom di sekeliling KMP Batumandi. Alat ini berfungsi sebagai pembatas untuk mengantisipasi dan mengurung potensi tumpahan bahan bakar minyak (BBM) agar tidak menyebar luas ke area sensitif lainnya di perairan tersebut.

Vice President Legal & Relations PTK, Amran Reza, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diterapkan perusahaan. "Kami berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim. Begitu menerima koordinasi terkait insiden di Selat Sunda, tim kami langsung bersiaga karena lokasi kejadian berdekatan dengan area operasional PTK," ujar Amran dalam keterangan resminya, Kamis (22/10).
Also Read
Dalam operasi penyelamatan lingkungan ini, PTK telah menyiagakan peralatan lengkap, di antaranya 11 unit oil boom tipe permanen dengan total panjang mencapai 265 meter, serta 4 unit oil boom tipe sea boom. Selain perangkat teknis, personel khusus Oil Spill Response juga dikerahkan bersama satu unit kapal tug boat dan kru ahli untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Amran menambahkan bahwa fokus tim gabungan saat ini adalah memastikan proses pemadaman badan kapal berjalan tuntas, sambil terus memantau stabilitas bentangan oil boom di tengah laut. PTK juga memastikan armada dan personel tetap dalam status siaga penuh di lokasi kejadian.
"Kami mengapresiasi kerja cepat dari seluruh otoritas maritim dan instansi terkait. Berkat sinergi ini, proses evakuasi penumpang dan kru kapal dapat berjalan lancar, serta upaya pemulihan di lokasi kejadian dapat dilakukan secara aman dan terpadu," tutup Amran.




