Dana Rp 400 T Mengalir ke Desa, Siapa Saja?

Author Image

Hadi Wibawa

23 Oktober 2026, 14:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui rencana pengucuran dana fantastis sebesar Rp 400 triliun pada tahun mendatang. Alokasi dana jumbo ini diprioritaskan bagi para petani, nelayan, serta masyarakat yang menetap di wilayah pedesaan, daerah terpencil, hingga kawasan tertinggal.

Menanggapi rencana besar tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memaparkan bahwa pemerintah sebenarnya telah menjalankan berbagai skema pembiayaan yang masif. Salah satu instrumen utamanya adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini plafonnya telah mencapai angka Rp 300 triliun.

Dana Rp 400 T Mengalir ke Desa, Siapa Saja?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saat ini kita sudah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai mencapai Rp 300 triliun. Selain itu, kita juga telah menyuntikkan tambahan alokasi sebesar Rp 50 triliun yang dikhususkan untuk sektor perumahan," ungkap Airlangga saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Airlangga menjelaskan bahwa distribusi dana tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di setiap sektor. Langkah strategis ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya bukan sekadar menyalurkan uang, melainkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mampu mengelola dana secara produktif, baik untuk menabung maupun modal usaha.

"Terkait KUR, kita akan terus pantau. Ke depannya, kita juga bisa melakukan penambahan alokasi pada sektor-sektor lainnya," imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai keterlibatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam penyaluran dana tersebut, Airlangga menyatakan bahwa hal itu masih dalam tahap kajian mendalam. Menurutnya, mekanisme penyaluran akan diselaraskan dengan kondisi riil kebutuhan masyarakat di lapangan. "Kita akan lihat perkembangannya, yang utama adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, termasuk melalui peran Kopdes," jelasnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang berlangsung di Jiexpo, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyasar kelompok masyarakat ekonomi bawah. Ia berharap, pada tahun depan, target penyaluran dana Rp 400 triliun tersebut dapat terealisasi demi kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri.

Related Post