JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa di tengah pesatnya transformasi ekonomi digital, aspek keamanan data menjadi fondasi utama dalam industri perbankan. Menjawab tantangan tersebut, Bank Mandiri sukses mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan yang kredibel dengan meraih sertifikasi internasional ISO/IEC 27701:2025. Sertifikasi ini merupakan standar global untuk Privacy Information Management System (PIMS) atau Sistem Manajemen Informasi Privasi.
Pencapaian ini membuktikan bahwa Bank Mandiri telah menerapkan tata kelola perlindungan data pribadi secara sistematis dan terstruktur. Langkah ini diambil guna menjamin rasa aman bagi seluruh nasabah sekaligus memperkuat ekosistem keuangan nasional yang berkelanjutan.

Proses perolehan sertifikat ini tidaklah mudah. Bank Mandiri harus melewati rangkaian audit yang sangat ketat dan menyeluruh oleh SGS Indonesia, sebuah lembaga sertifikasi independen bereputasi dunia. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan dalam agenda bertajuk ‘Membangun Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi Berstandar Internasional’ di Wisma Mandiri I, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/10).
Also Read
Dalam prosesi tersebut, Direktur SGS Indonesia, Sebastian Lee, menyerahkan sertifikat secara langsung kepada Direktur Human Capital & Compliance Bank Mandiri, Eka Fitria. Turut hadir pula Eri Hardi selaku Partner PT Robere Manajemen Indonesia yang mendampingi persiapan teknis Bank Mandiri.
Eka Fitria mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa fokus Bank Mandiri tidak berhenti pada sekadar kepatuhan terhadap aturan hukum saja.
"Komitmen kami bukan hanya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, namun juga menjadikan prinsip-prinsip Pelindungan Data Pribadi sebagai keunggulan kompetitif (competitive advantage) bagi Bank Mandiri dalam melayani nasabah dengan kualitas terbaik," ungkap Eka dalam keterangan resminya, Senin (2/11/2026).
Adapun cakupan sertifikasi ini meliputi berbagai aktivitas krusial, mulai dari pengelolaan data nasabah untuk keperluan pemasaran kartu kredit via telesales, manajemen persetujuan pemrosesan data, hingga prosedur pemenuhan hak-hak subjek data pribadi.
Audit ini melibatkan koordinasi lintas unit, mulai dari unit kepatuhan, Internal Audit, tim Telesales Kartu Kredit, kantor cabang, hingga layanan Customer Care. Sinergi ini memastikan setiap lini operasional yang bersentuhan dengan data nasabah telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
Pihak SGS menambahkan bahwa sertifikasi ini adalah cerminan nyata dari dedikasi Bank Mandiri dalam memperkuat benteng perlindungan data. Lebih dari sekadar pengakuan formal, standar ini menjadi landasan bagi Bank Mandiri untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan dinamika regulasi global.
Dengan langkah proaktif ini, Bank Mandiri berharap dapat terus menciptakan ekosistem layanan keuangan yang aman, sehingga masyarakat dapat bertransaksi dan mengembangkan potensi ekonomi mereka tanpa rasa khawatir akan kebocoran data.




