Efek Domino MotoGP Mandalika: Ekonomi Meledak!

Author Image

Hadi Wibawa

10 Oktober 2026, 23:25 WIB

LOMBOK TENGAH – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa perhelatan MotoGP Mandalika 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah bertransformasi menjadi mesin penggerak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat setempat. Ajang balap kelas dunia ini terbukti tidak hanya menyuguhkan aksi memacu adrenalin di lintasan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja masif dengan melibatkan lebih dari 9.000 tenaga kerja lokal.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi katalisator bagi geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan tersebut. Sebagai bentuk dukungan nyata, sebanyak 32 UMKM lokal telah difasilitasi untuk membuka gerai di area strategis selama rangkaian acara berlangsung.

Efek Domino MotoGP Mandalika: Ekonomi Meledak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Keterlibatan masyarakat lokal dalam ajang ini sangat luar biasa, mencapai lebih dari 9.000 orang. Kami berharap ini menjadi ekosistem sport tourism yang sehat dan berkelanjutan," ujar Baron saat ditemui di Paddock Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Lombok Tengah, Sabtu (10/10/2026).

Selain UMKM, sektor akomodasi seperti homestay milik warga juga mengalami lonjakan permintaan. Hal ini sejalan dengan pembangunan infrastruktur perhotelan yang terus digenjot oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di kawasan Mandalika. Tingginya antusiasme penonton juga tercermin dari angka penjualan tiket yang fantastis, di mana sebanyak 140.000 tiket dilaporkan telah ludes terjual.

Guna memastikan kelancaran operasional para pelaku usaha, Pertamina Patra Niaga turut menyalurkan bantuan berupa 125 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kg melalui pemerintah daerah. Langkah ini diambil untuk menunjang kebutuhan energi sektor kuliner, restoran, dan perhotelan yang sedang berada di puncak aktivitas.

Di sisi teknis industri, ajang ini juga menjadi panggung bagi pengembangan produk pelumas nasional. VP Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, menjelaskan bahwa kemitraan dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team bukan sekadar ajang promosi merek (branding), melainkan juga sarana riset dan pengembangan produk (R&D).

"Melalui kemitraan dengan tim Valentino Rossi, kami dapat melakukan riset mendalam untuk pengembangan produk yang tidak hanya bersaing di pasar domestik, tetapi juga mulai diminati oleh konsumen mancanegara," jelas Nugroho.

Sebagai bagian dari rangkaian pra-event, sebanyak 120 pengendara motor dari Jakarta juga telah melakukan perjalanan darat menuju Lombok pada awal Oktober lalu, yang semakin memperkuat posisi Pertamina Enduro dalam peta persaingan pelumas global.

Related Post