Energi Mandiri: Jurus Rahasia Pertamina Dibongkar!

Energi Mandiri: Jurus Rahasia Pertamina Dibongkar!

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkap strategi kunci perusahaan dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. Dalam acara yang digelar di Jakarta Pusat, Simon memaparkan bahwa Pertamina mengadopsi strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy.

Strategi ini, menurut Simon, berfokus pada dua hal utama: optimalisasi bisnis yang sudah ada dan pengembangan bisnis rendah karbon. "Pertamina saat ini menjalankan strategi dual growth. Pertama, memaksimalkan bisnis yang sudah ada, dan kedua, masuk ke bisnis rendah karbon," jelasnya.

 Energi Mandiri: Jurus Rahasia Pertamina Dibongkar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk optimalisasi bisnis eksisting, Pertamina berupaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi melalui inovasi teknologi, terutama mengingat sebagian besar sumur yang dikelola adalah sumur tua. "Dengan inovasi teknologi dan inisiatif lainnya, kami berusaha memperlambat penurunan produksi dari sumur-sumur yang ada," ujar Simon. Selain itu, Pertamina juga aktif mencari wilayah kerja baru, sejalan dengan rencana Kementerian ESDM untuk melelang 74 WK migas baru dalam 1-2 tahun ke depan.

COLLABMEDIANET

Peningkatan kapasitas kilang juga menjadi fokus utama. Simon menargetkan proyek RDMP Balikpapan akan mulai beroperasi pada 10 November mendatang, meningkatkan kapasitas pengolahan kilang secara signifikan. Transformasi bisnis retail juga menjadi perhatian, dengan tujuan meningkatkan pelayanan di SPBU di seluruh Indonesia.

Di sisi bisnis rendah karbon, Pertamina fokus pada pengembangan biofuel dan energi panas bumi. Simon menjelaskan bahwa Pertamina telah menerapkan B40 dan berencana mengembangkan E10. Saat ini, Pertamina sudah memiliki produk E5, yaitu Pertamax Green 95.

Indonesia memiliki potensi besar dalam energi panas bumi, dan Pertamina berambisi menjadi yang terdepan dalam pemanfaatannya. "Kemungkinan 2029 kita akan tingkatkan, dan kita berharap supaya install capacity pada 2029 akan menjadi nomor satu di dunia," kata Simon. Selain itu, Pertamina juga mengembangkan teknologi carbon capture dan inisiatif lainnya untuk mendukung transisi energi bersih.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar