Heboh! Baja Impor China Diduga Curang!

Heboh! Baja Impor China Diduga Curang!

Redaksibengkulu.co.id – Komite Antidumping Indonesia (KADI) resmi memulai penyelidikan terhadap dugaan praktik dumping produk baja Hot Rolled Coils (HRC) asal perusahaan China, Wuhan Iron & Steel (Group) Co., atau WISCO. Penyelidikan ini dilatarbelakangi laporan dari PT Krakatau Posco yang mewakili industri dalam negeri (IDN), dan didukung empat perusahaan baja nasional lainnya: PT Krakatau Steel Tbk, PT Gunung Raja Paksi, PT Java Pacific, dan PT New Asia Internasional.

Ketua KADI, Frida Adiati, menyatakan terdapat bukti kuat yang mengindikasikan praktik dumping, yaitu penjualan produk di bawah harga pasar, oleh WISCO. "Hasil kajian menemukan bukti kuat dugaan terjadinya dumping impor produk HRC dari WISCO. Kami temukan ada kerugian material industri dalam negeri dan hubungan kausal antara kerugian dengan dumping dimaksud," tegas Frida dalam keterangan tertulisnya. Produk baja tersebut masuk dalam 18 pos tarif berdasarkan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.

Heboh! Baja Impor China Diduga Curang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penyelidikan yang akan berlangsung selama 12 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 18 bulan sesuai PP Nomor 34 Tahun 2011, ini menjadi sorotan mengingat impor HRC dari China telah dikenakan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sejak 2008. Meskipun WISCO sebelumnya dikecualikan dari BMAD (0 persen) berdasarkan PMK Nomor 103/PMK.011/2024, pangsa pasarnya justru meningkat signifikan dari 23,49 persen pada 2023 menjadi 31,58 persen pada 2024.

COLLABMEDIANET

KADI telah menginformasikan dimulainya penyelidikan ini kepada berbagai pihak terkait, termasuk industri dalam negeri, importir, eksportir dan produsen dari Tiongkok, Kedutaan Besar Republik Indonesia di China, dan perwakilan pemerintah China di Indonesia. Hasil penyelidikan ini akan menentukan langkah selanjutnya dalam melindungi industri baja dalam negeri dari praktik perdagangan yang tidak sehat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar