IHSG Meroket, ASII Bagi Dividen Jumbo!

Author Image

Hadi Wibawa

6 Oktober 2026, 08:26 WIB

redaksibengkulu.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa impresif pada pembukaan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan sebesar 1,36% ke level 6.118,86 pada perdagangan Senin (5/10). Kenaikan ini didorong oleh performa positif sejumlah saham blue chip, seperti BYAN yang melonjak 4,26%, serta penguatan pada sektor perbankan melalui BBCA dan BBRI.

Meskipun indeks bergerak hijau, pasar mencatat adanya aliran modal keluar dari investor asing dengan nilai net sell mencapai Rp123,10 miliar di pasar reguler. Secara sektoral, sektor properti menjadi primadona dengan kenaikan tertinggi mencapai 2,31%, sementara sektor teknologi justru menjadi satu-satunya sektor yang mengalami koreksi sebesar 1,33%.

IHSG Meroket, ASII Bagi Dividen Jumbo!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Strategi Ekspansi TPIA dan Fokus Hunian LPKR

Di tengah geliat bursa, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terus memacu pertumbuhan bisnisnya melalui tiga pilar strategis: Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, serta Solusi Mobilitas. Dalam lini kimia, TPIA tengah mengoperasikan fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon untuk memperkuat kapasitas produksi. Tak hanya di dalam negeri, ekspansi TPIA juga merambah pasar internasional melalui aset strategis di Singapura, termasuk kilang minyak dan aset kimia hilir di Pulau Jurong.

Sementara itu, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui unit bisnis LippoLand tengah membidik pasar hunian menengah. Menyikapi tingginya angka backlog kepemilikan rumah di Indonesia, LPKR meluncurkan produk Brentwood Villas yang menyasar segmen harga Rp1 miliar hingga di bawah Rp2 miliar. Produk ini dirancang untuk kebutuhan keluarga multigenerasi dan akan hadir di tujuh lokasi berbeda guna memperkuat portofolio properti mereka.

ASII Bagikan Dividen Rp3,9 Triliun

Kabar menggembirakan datang dari raksasa otomotif, PT Astra International Tbk (ASII). Perusahaan memutuskan untuk membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp98 per saham. Secara total, nilai dividen yang akan dikucurkan mencapai angka fantastis, yakni Rp3,90 triliun.

Keputusan ini diambil setelah ASII mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,53 triliun pada semester I 2026. Meski angka laba tersebut mengalami penurunan sebesar 19,22% secara tahunan akibat berkurangnya kontribusi sektor alat berat, ASII tetap berkomitmen memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dengan dividend payout ratio sebesar 31,09%.

Bagi para investor yang mengincar dividen ini, harap mencatat tanggal penting berikut: cum date dividen di pasar reguler jatuh pada 12 Oktober 2026, sementara pembayaran dividen dijadwalkan akan dilakukan pada 30 Oktober 2026. Berdasarkan harga penutupan terakhir di level Rp4.750, dividend yield yang ditawarkan mencapai 2,06%.

Related Post