Investasi Rp 4 Triliun Mengalir ke IKN!

Author Image

Hadi Wibawa

22 Oktober 2026, 02:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa pembangunan infrastruktur strategis di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, terus menunjukkan kemajuan pesat. Tidak hanya mengandalkan dana negara, megaproyek ini kini mulai dibanjiri oleh aliran investasi dari sektor swasta, baik domestik maupun mancanegara, guna mempercepat transformasi ibu kota baru tersebut.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung-gedung utama untuk lembaga eksekutif telah mencapai progres fisik sebesar 100 persen. Saat ini, fokus pembangunan dialihkan untuk mempercepat penyelesaian kompleks lembaga yudikatif dan legislatif.

Investasi Rp 4 Triliun Mengalir ke IKN!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Untuk sektor Yudikatif dan Legislatif, progresnya rata-rata sudah menyentuh angka 30 persen. Sementara untuk gedung Eksekutif sudah selesai 100 persen," ujar Basuki saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026).

Menariknya, selain menggunakan skema APBN, pembangunan IKN kini semakin diperkuat oleh skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) serta minat besar dari investor asing. Basuki merinci, terdapat suntikan dana segar sebesar Rp 4 triliun dari investor internasional untuk proyek hunian dan perkantoran komersial.

"Ada investasi dari China melalui Star Bright senilai Rp 1,5 triliun untuk proyek apartemen dan perkantoran. Selain itu, ada investor dari Korea Selatan, Dian Jaya, yang menanamkan modal sebesar Rp 2,5 triliun untuk pembangunan serupa," jelasnya.

Selain fokus pada gedung pemerintahan, pengembangan kawasan komersial seperti hotel dan restoran juga terus digarap oleh pihak swasta guna mendukung ekosistem kota yang lengkap.

Terkait kebutuhan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bertugas di Kalimantan Timur, pemerintah telah menyiapkan proyek hunian melalui skema KPBU. Proyek ini akan mencakup dua format utama, yakni pembangunan delapan tower apartemen serta 109 unit rumah tapak.

Related Post