Jaga Iklim Investasi, TNI-Polri Siaga di Jateng!

Author Image

Hadi Wibawa

23 Oktober 2026, 17:46 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini memperkuat sinergi dengan aparat keamanan guna memastikan realisasi investasi di wilayah tersebut berjalan mulus. Langkah strategis ini diambil dengan melibatkan TNI dan Polri sebagai garda terdepan dalam menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi syarat mutlak bagi para penanam modal.

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Sudaryanto, menegaskan bahwa menjaga kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab utama pihaknya. Salah satu fokus utama TNI adalah mengawal dinamika aksi demonstrasi buruh yang kerap terjadi di Jawa Tengah. Menurutnya, stabilitas saat unjuk rasa sangat krusial agar tidak menimbulkan keraguan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

Jaga Iklim Investasi, TNI-Polri Siaga di Jateng!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Jika investor melihat terlalu banyak demonstrasi yang tidak terkendali, mereka tentu akan ragu. Selain itu, aspek kepastian hukum juga menjadi perhatian kami. Kami terus berkolaborasi untuk memastikan segala hambatan investasi dapat diatasi bersama," ujar Mayjen TNI Sudaryanto dalam sebuah acara penghargaan di Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).

Senada dengan hal tersebut, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, menyatakan bahwa faktor keamanan merupakan variabel utama yang dipertimbangkan oleh investor asing maupun domestik. Ia mengapresiasi kerja sama solid antara Polri dan TNI yang berhasil menjaga aksi-aksi massa tetap berjalan secara damai dan tertib.

Meski situasi secara umum terkendali, Irjen Pol Roy tidak menutup mata terhadap tantangan nyata di lapangan, seperti praktik premanisme. Ia menyoroti berbagai modus gangguan yang dapat merusak iklim usaha, mulai dari pungutan liar (pungli) yang mengatasnamakan organisasi masyarakat, konflik sengketa lahan, hingga aksi demonstrasi yang ditunggangi kepentingan tertentu.

"Kami tidak akan segan menindak tegas segala bentuk tindak pidana yang mengganggu aktivitas ekonomi, baik itu penipuan, siber, maupun premanisme. Tujuan kami jelas, memberikan kepastian hukum agar para investor merasa aman menanamkan modalnya demi kemajuan ekonomi di Jawa Tengah," tegas Kapolda.

Melalui kolaborasi lintas sektoral antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah ini, Jawa Tengah optimis dapat terus meningkatkan daya saingnya sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Related Post