Jawa Aman! PLN Banjir Pasokan Batu Bara 3 Juta Ton/Bulan!

Author Image

Hadi Wibawa

3 Juli 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – PT PLN (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah proaktif untuk memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Upaya ini dilakukan demi mencegah terulangnya pemadaman bergilir yang sempat menjadi kekhawatiran, dengan mengamankan tambahan pasokan batu bara dalam jumlah besar.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa mulai Juli 2026, perseroan akan menerima suplai batu bara tambahan sebesar 1,8 juta ton. Lonjakan pasokan yang lebih signifikan akan terjadi dari Agustus hingga Desember 2026, di mana PLN akan mendapatkan 3 juta ton batu bara per bulan. Semua tambahan ini bersifat ‘on top’ dari pasokan eksisting yang sudah ada.

Jawa Aman! PLN Banjir Pasokan Batu Bara 3 Juta Ton/Bulan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Untuk 2026 ini ada penambahan pasokan batu bara dengan kalori menengah sampai tinggi, yaitu 4.500 kalori ke atas, yang dialokasikan khusus untuk PLN dari Kementerian ESDM," ujar Darmawan dalam rapat dengan Komisi XII DPR pada Kamis (2/7/2026). Ia menegaskan bahwa jenis batu bara ini sangat krusial untuk operasional pembangkit listrik yang optimal.

Dengan adanya pasokan ekstra ini, Darmawan memastikan bahwa kapasitas daya mampu pasok kelistrikan di Pulau Jawa akan meningkat sebesar 5 GW, melampaui kapasitas saat ini yang berada di angka 35,9 GW. "Sehingga di sini ada penambahan kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 GW di atas 35,9 GW. Yang tentu saja ini membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi," sambungnya, memberikan jaminan keandalan pasokan listrik.

Darmawan tidak menampik bahwa sebelumnya sempat terjadi kendala dalam penyediaan energi listrik di Jawa. Hal ini dipicu oleh pergeseran komposisi produksi batu bara nasional, di mana pasokan batu bara berkalori rendah mengalami peningkatan, sementara jenis kalori menengah dan tinggi yang sangat dibutuhkan pembangkit justru menurun.

Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian ESDM dan PLN segera melakukan koreksi strategis. "Maka dalam hal ini Kementerian SDM, kemudian dari PLN kami mengoreksi ini dengan adanya khusus pasokan batu bara dengan kalori menengah ke atas, on top dari existing supply yang sudah ada," jelas Darmawan, menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas pasokan listrik nasional. Dengan demikian, masyarakat Jawa dapat bernapas lega karena pasokan listrik dipastikan aman hingga akhir tahun 2026.

Related Post