Kejutan! Dirut Sinar Mas Multiartha Mundur

Author Image

Hadi Wibawa

30 September 2026, 14:46 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), yang merupakan salah satu anak perusahaan di bawah naungan Sinar Mas Grup, secara resmi mengumumkan pengunduran diri Burhanuddin Abdullah dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Berdasarkan informasi keterbukaan perusahaan, surat pengunduran diri tersebut telah diterima oleh pihak manajemen pada 25 September lalu.

Meskipun pengunduran diri ini telah diajukan, langkah selanjutnya masih harus melewati mekanisme formal melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan resmi. Hingga saat ini, pihak manajemen SMMA belum merinci jadwal pelaksanaan agenda RUPS tersebut.

Kejutan! Dirut Sinar Mas Multiartha Mundur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Bahwa telah mengundurkan diri Bapak Burhanuddin Abdullah selaku Direktur Utama perseroan terbatas PT Sinar Mas Multiartha Tbk," tulis pihak Manajemen SMMA dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Rabu (30/9).

Menanggapi perubahan di jajaran kepemimpinan ini, SMMA memberikan jaminan kepada para investor dan pemangku kepentingan bahwa transisi ini tidak akan mengganggu stabilitas perusahaan. Pihak perseroan menegaskan bahwa mundurnya Burhanuddin tidak memberikan dampak negatif terhadap operasional harian, kondisi keuangan, proyeksi masa depan, maupun status hukum perusahaan.

Burhanuddin Abdullah merupakan sosok yang sangat berpengalaman di dunia keuangan. Ia telah memimpin SMMA sebagai Direktur Utama sejak tahun 2021 dan sempat diangkat kembali pada 2024 dengan masa jabatan yang seharusnya berakhir pada 2027. Sebelum menjabat sebagai pucuk pimpinan, ia juga pernah mengabdi sebagai Komisaris Independen di perusahaan yang sama pada periode 2016 hingga Juni 2021.

Rekam jejak karier Burhanuddin sangat panjang dan prestisius, mulai dari peran strategis di Bank Indonesia hingga level internasional. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (2002-2003) dan mencapai puncak kariernya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada periode 2003 hingga 2008. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman global saat bertugas di International Monetary Fund (IMF) di Washington DC selama bertahun-tahun.

Related Post