Kekayaan Kita Dicuri! Prabowo Beri Peringatan

Author Image

Hadi Wibawa

5 Oktober 2026, 11:46 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa ancaman terhadap kedaulatan Indonesia saat ini telah bertransformasi, tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan senjata atau kontak fisik semata.

Prabowo menyoroti bahwa peperangan modern kini merambah ke ranah yang lebih halus namun sangat mematikan, yakni melalui serangan siber dan sabotase ekonomi. Menurutnya, gangguan terhadap stabilitas ekonomi dan pencurian kekayaan negara merupakan bentuk nyata dari ancaman terhadap eksistensi bangsa.

Kekayaan Kita Dicuri! Prabowo Beri Peringatan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman nyata bagi bangsa Indonesia," tegas Prabowo saat memberikan pidato dalam peringatan HUT TNI ke-81, Senin (5/10/2026).

Lebih lanjut, Presiden membedah dua modus penyelundupan yang sangat berbahaya. Pertama, pengeluaran kekayaan alam secara ilegal ke luar negeri yang dianggap sebagai serangan terhadap kedaulatan negara. Kedua, masuknya barang-barang terlarang seperti narkotika ke dalam negeri yang dinilai sebagai ancaman langsung terhadap keberlangsungan hidup generasi bangsa.

Menanggapi pergeseran pola ancaman ini, Presiden meminta seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tidak cepat berpuas diri. Ia menginstruksikan agar TNI terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi berbagai bentuk peperangan non-fisik.

"Perang saat ini belum tentu wujudnya fisik. Oleh karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, dan berlatih tanpa henti," imbuhnya.

Menutup arahannya, Prabowo mengingatkan bahwa masa damai bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan momentum krusial untuk mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk yang mungkin terjadi di masa depan.

Related Post