redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi momok menakutkan bagi banyak pekerja. Namun, jangan panik! Ada langkah-langkah strategis yang bisa diambil agar Anda segera bangkit dan mendapatkan pekerjaan baru.
Praktisi HR, Audi Lumbantoruan, menekankan pentingnya persiapan diri jauh sebelum PHK terjadi. Jika perusahaan mengumumkan efisiensi, manfaatkan waktu 2-3 bulan untuk mencari peluang baru di bidang yang relevan. Melamar di ekosistem usaha yang sama akan mempercepat proses karena Anda dianggap sebagai kandidat berpengalaman.
Senada, Ivan Taufiza dari ISPI menyarankan untuk terus mengirim lamaran kerja, bahkan saat masih bekerja. "Jangan cari kerja saat kepepet!," tegasnya. Ini akan memberikan Anda fleksibilitas dan pilihan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Related Post
Menjaga networking atau jaringan profesional sangat krusial. Tetaplah berhubungan baik dengan orang-orang yang mengetahui kinerja dan prestasi Anda. Ivan mencontohkan, jangan sungkan menghubungi mantan atasan atau rekan kerja yang pindah ke perusahaan lain. Lowongan pekerjaan seringkali tersebar dari mulut ke mulut.
Jangan malu untuk bertanya dan meminta bantuan. Beritahu relasi Anda bahwa Anda sedang mencari pekerjaan dan tanyakan apakah ada peluang di perusahaan mereka. Audi menambahkan, "Tanya pimpinan, teman, saudara, ‘Gimana saya bisa lamar ke perusahaan Anda?’"
Proses mencari pekerjaan memang membutuhkan waktu dan tenaga. Jangan mudah putus asa jika lamaran Anda belum diterima. Audi menyarankan untuk mengirimkan banyak lamaran setiap hari dan selalu siapkan CV serta surat lamaran yang menarik.
Terakhir, jangan terlalu pilih-pilih pekerjaan. Audi mengingatkan untuk tidak gengsi menerima posisi yang mungkin setingkat lebih rendah atau di perusahaan yang kurang terkenal. "Pertahankan saja dulu pekerjaan pertama yang didapat. Nanti bisa dievaluasi apakah bisa dikembangkan kariernya," pungkasnya.









Tinggalkan komentar