Kupang Bergejolak! Infrastruktur SRT 1 Hampir Sempurna!

Author Image

Hadi Wibawa

18 Juli 2026, 14:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Geliat pembangunan infrastruktur pendidikan di Indonesia terus menunjukkan progres signifikan. Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menggenjot penyelesaian fasilitas pendukung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1. Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan proyek vital ini segera rampung, dengan capaian impresif 93,98% per 16 Juli 2026, demi mempercepat operasionalisasi sekolah rakyat di seluruh negeri.

Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa. "Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik," ujar Dody saat meninjau langsung SRT 1 Kabupaten Kupang pada Jumat (17/7/2026). Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyempurnakan fasilitas pendidikan yang telah mulai beroperasi sejak 13 Juli 2026.

Kupang Bergejolak! Infrastruktur SRT 1 Hampir Sempurna!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

SRT 1 Kabupaten Kupang dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang melayani jenjang SD, SMP, dan SMA dengan konsep berasrama. Fasilitasnya sangat komprehensif, meliputi gedung sekolah untuk ketiga jenjang, asrama putra dan putri, rumah susun guru, perpustakaan, berbagai laboratorium (komputer, bahasa, IPA), ruang UKS, ruang bimbingan konseling, kantin di setiap jenjang, dapur umum, gedung serbaguna, rumah ibadah, lapangan olahraga, serta utilitas pendukung seperti power house, rumah pompa, dan TPS.

Beberapa bangunan prioritas telah tuntas 100% dan sudah dimanfaatkan, antara lain gedung SMA, Asrama Putra SD 1, Asrama Putri SD 2, gedung ibadah, dapur, kantin untuk SD, SMP, dan SMA, power house, rumah pompa, serta TPS. Sementara itu, penyelesaian gedung SD, SMP, asrama lainnya, rumah susun guru, dan fasilitas penunjang lainnya terus dikebut secara bertahap, tanpa mengganggu proses belajar mengajar yang telah berjalan.

Salah satu fokus utama penyelesaian adalah peningkatan akses menuju kawasan sekolah. Pekerjaan perbaikan jalan sepanjang sekitar 5 kilometer, yang mencakup ruas utama dan jalur alternatif (shortcut), sedang disiapkan dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Ini krusial untuk memastikan mobilitas siswa dan staf berjalan lancar.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody tak hanya memantau infrastruktur, tetapi juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa. Ia memberikan semangat, berpesan agar mereka rajin belajar, menghormati orang tua, dan memanfaatkan kesempatan emas ini. "Semangat wajib dijaga. Belajar yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses. Tugas kami memastikan sarana dan prasarananya tersedia agar kalian bisa belajar dengan nyaman," pesannya.

Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah, khususnya Kementerian PU. "Kami sangat bersyukur karena pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga terus memastikan seluruh fasilitas pendukungnya dilengkapi. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada anak-anak," ungkap Felipina.

Dengan kapasitas total 1.080 orang, SRT 1 Kabupaten Kupang kini telah menampung 246 siswa, terdiri dari 20 siswa SD, 112 siswa SMP, dan 114 siswa SMA. Proyek fisik ini dikerjakan oleh PT PP – PT DLJ (KSO) dengan melibatkan 967 tenaga kerja, menunjukkan skala dan komitmen besar dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di daerah.

Related Post