Redaksibengkulu.co.id – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan baru pengganti Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan rekam jejaknya yang panjang dan mentereng di dunia ekonomi. Pernyataan ini disampaikannya sebagai bentuk keyakinan diri untuk memimpin Kementerian Keuangan. Pelantikan Purbaya sendiri menandai dirinya sebagai bendahara negara kedua di era Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025), Purbaya menegaskan pengalamannya selama 25 tahun sebagai ekonom menjadi modal utama. "Saya sudah 25 tahun jadi ekonom. Lebih dari 10 tahun menjadi bagian think tank Presiden SBY, 5 tahun di Komite Ekonomi Nasional, dan berkontribusi di KSP," jelasnya. Lebih lanjut, ia juga turut serta secara langsung dalam penanganan krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 di samping Presiden Joko Widodo. "Saya berada di samping Pak Jokowi saat mengatasi krisis 2020," tambahnya.
Dengan pengalaman yang begitu luas, Purbaya optimistis mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia bahkan meyakinkan publik bahwa ekonomi Indonesia memiliki potensi cerah. "Anda tidak perlu khawatir. Saya sangat paham, dan masa depan ekonomi kita akan cerah," tegasnya.

Related Post
Purbaya juga menekankan pengalamannya dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak tahun 2008 hingga 2020. Menurutnya, kekuatan konsumsi domestik Indonesia menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang baik, asalkan dikelola dengan tepat. "Demand domestik kita kuat, mencapai 90%. Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa tumbuh dengan baik. Apalagi situasi global saat ini tidak terlalu buruk," pungkas mantan Ketua Dewan Komisioner LPS tersebut.









Tinggalkan komentar