Pegadaian Guncang Ekonomi! Laba Meroket 84%, Ini Kuncinya

Author Image

Hadi Wibawa

18 September 2026, 00:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – PT Pegadaian menjadi sorotan utama setelah mencatatkan kinerja finansial yang fantastis hingga 30 Juni 2026. Kenaikan laba bersih sebesar 84,4% ini bahkan menuai pujian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto, yang melihatnya sebagai bukti nyata keberhasilan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti lonjakan profitabilitas sejumlah BUMN pada paruh pertama tahun 2026. "Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. Di 6 bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%. Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Dan untung bersih Pegadaian naik 84,4%," papar Prabowo, beberapa waktu lalu.

Pegadaian Guncang Ekonomi! Laba Meroket 84%, Ini Kuncinya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Bagi Presiden Prabowo, lonjakan kinerja ini adalah bukti konkret bahwa pembenahan dan pengelolaan BUMN yang berbasis manajemen akal sehat dan integritas mampu membuahkan hasil positif dalam waktu singkat. "Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan sangat cepat," tegasnya.

Torehan positif Pegadaian memang impresif. Laba bersih perusahaan melesat dari Rp 3,58 triliun pada periode yang sama tahun 2025 menjadi Rp 6,59 triliun pada 30 Juni 2026. Tak hanya itu, total aset Pegadaian kini mencapai Rp 186,33 triliun, meningkat signifikan 53,9% dari Rp 121,1 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan aset ini didorong kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melonjak ke angka Rp 155,1 triliun, naik 52,7% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 101,5 triliun.

Pencapaian gemilang ini juga diiringi oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat dan pruden. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Pegadaian berhasil ditekan secara signifikan, dari 0,81% pada 30 Juni 2025 menjadi 0,71% pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini. Terima kasih kepada Nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan ekonomi, untuk MengEMASkan Indonesia," ujarnya.

Keberhasilan Pegadaian tak lepas dari strategi transformasi di bawah kepemimpinan Danantara, yang berfokus pada inovasi layanan untuk membantu finansial masyarakat. Salah satu terobosan utamanya adalah peluncuran aplikasi Tring!, hasil rebranding dari Pegadaian Digital. Resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2025 di Jakarta, Tring! hadir dengan tampilan lebih modern, fitur yang semakin lengkap, serta sistem keamanan yang ditingkatkan.

Melalui Tring!, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan finansial, mulai dari investasi emas seperti Tabungan Emas, Deposito Emas, dan Cicil Emas. Fitur Gadai juga semakin fleksibel, memungkinkan masyarakat menjadikan saldo Tabungan Emas sebagai agunan. Selain itu, tersedia pula fitur pembiayaan beragam, termasuk Cicil Emas, Bayar Pembiayaan, Pembiayaan Multiguna, Cicil Kendaraan, Wisata & Religi, Porsi Haji, dan Pembiayaan Usaha.

Damar menambahkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi. "Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. Dengan hadirnya Layanan Bank Emas, serta aplikasi Tring!, harapannya mampu mempermudah masyarakat dalam berinvestasi bersama Pegadaian," tambahnya.

Terbaru, Pegadaian memperkenalkan portofolio produk Layanan Bank Emas (Bullion Services) terlengkap di tanah air. Layanan ini meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Pegadaian dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang paling mumpuni untuk mengoperasikan sistem Bank Emas ini, mengingat 90% agunan gadai di Pegadaian berupa emas, serta perusahaan memiliki jaringan ruang penyimpanan emas (vault) dengan standar keamanan internasional terbaik di Indonesia.

"Emas terbukti menjadi aset aman (safe haven) yang paling diminati masyarakat. Dengan hadirnya layanan Bank Emas yang juga terintegrasi dengan Tring!, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap roda perekonomian nasional. Bersama Danantara, kami optimis untuk mewujudkan misi jangka panjang untuk MengEMASkan Indonesia," tutup Damar, menegaskan visi besar Pegadaian.

Related Post