Peluang Emas! Lulusan SMA/SMK Bisa Ikut Magang Nasional?

Author Image

Hadi Wibawa

6 Juli 2026, 23:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Sebuah wacana penting bergulir di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/7/2026), yang berpotensi membuka lebar pintu kesempatan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. Program Magang Nasional, yang selama ini eksklusif bagi sarjana dan diploma, diusulkan untuk diperluas cakupannya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli pun angkat bicara menanggapi usulan tersebut, memberikan sinyal positif namun tetap dengan pertimbangan matang.

Usulan ini datang dari Anggota Komisi IX DPR, Surya Utama, yang akrab disapa Uya Kuya. Dalam rapat kerja bersama Menaker Yassierli, Uya Kuya menekankan pentingnya pemerataan akses terhadap program Magang Nasional. Menurutnya, lulusan SMK dan SMA, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses ke dunia industri, juga harus merasakan manfaat program yang menawarkan uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) ini.

Peluang Emas! Lulusan SMA/SMK Bisa Ikut Magang Nasional?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi aspirasi tersebut, Menaker Yassierli menyatakan bahwa pihaknya perlu mengkaji lebih dalam regulasi yang berlaku. Namun, ia membuka kemungkinan perluasan program ini pada angkatan ketiga, mengingat saat ini persiapan untuk angkatan kedua Magang Nasional sedang berjalan. "Mungkin angkatan ketiga nanti, kita akan lihat apakah ini juga bisa kita perluas untuk mereka yang lulusan SMA dan SMK, untuk magang," ujar Yassierli.

Yassierli menjelaskan bahwa terdapat perbedaan karakteristik kebutuhan antara lulusan SMK/SMA dengan lulusan perguruan tinggi. Ia memaparkan, saat ini lulusan SMA dan SMK lebih membutuhkan sertifikasi untuk bekal memasuki dunia kerja, sementara lulusan perguruan tinggi cenderung mencari pengalaman langsung atau ‘exposure’ di lingkungan kerja profesional. "Walaupun di paparan kami kita sudah sampaikan, itu dua tipologi yang berbeda. Saat ini kami melihat adik-adik kita lulusan SMA dan SMK itu yang dibutuhkan sertifikasi. Untuk lulusan perguruan tinggi yang dibutuhkan itu adalah exposure tempat kerja," terangnya.

Meski demikian, Yassierli menegaskan bahwa usulan terkait perluasan Magang Nasional ini menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menjamin bahwa pemerintah akan tetap memperhatikan para lulusan SMA dan SMK di daerah agar mendapatkan kesempatan yang setara. "Tapi, tadi ketika ada masukan untuk kita juga memperhatikan mereka SMA dan SMK yang di daerah untuk mendapatkan kesempatan yang sama, nanti kami akan kaji," pungkas Yassierli, memberikan harapan baru bagi ribuan lulusan SMA dan SMK di seluruh penjuru tanah air.

Related Post