Peringatan! Porsche PHK Massal, Ribuan Pekerja Terancam!

Author Image

Hadi Wibawa

21 September 2026, 08:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, bersiap mengambil langkah signifikan dengan merencanakan pemangkasan lebih dari 4.000 karyawan di anak perusahaannya, Porsche. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang dipicu oleh revisi proyeksi laba Volkswagen, menyusul berbagai tantangan yang dihadapi Porsche.

Berdasarkan dokumen internal yang diakses Redaksibengkulu.co.id pada Senin (21/9/2026), dewan pengawas Volkswagen mengusulkan pemangkasan sekitar 4.100 karyawan dari anak perusahaan mewahnya itu. Tujuan utamanya adalah mengatasi defisit efisiensi biaya operasional (overhead) sebesar 700 juta euro, atau sekitar US$803,8 juta (setara Rp14,30 triliun dengan kurs Rp17.800). Angka ini di luar kesepakatan pengurangan tenaga kerja yang telah disetujui sebelumnya.

Peringatan! Porsche PHK Massal, Ribuan Pekerja Terancam!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, pada Juli lalu, manajemen Porsche dan perwakilan pekerja telah mencapai kesepakatan untuk melakukan PHK tambahan terhadap 5.000 karyawan, setelah sebelumnya juga menetapkan pemangkasan 4.000 pekerja. Dengan demikian, jika rencana ini terealisasi, jumlah tenaga kerja Porsche yang akan dipangkas hingga tahun 2035 diperkirakan mencapai sekitar seperlima dari total karyawan perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Volkswagen maupun Porsche memilih untuk tidak memberikan komentar terkait laporan tersebut. Sebagai perusahaan induk, Volkswagen memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi, namun tidak dapat secara langsung mewajibkan Porsche untuk menjalankan kebijakan pemangkasan ini.

Akibat kondisi ini, Volkswagen sendiri telah merevisi target margin laba setahun penuhnya menjadi maksimal 1%, jauh di bawah proyeksi sebelumnya yang berkisar 4-5,5%. Revisi ini sebagian besar dipicu oleh penurunan nilai investasi mereka di Porsche.

Di internal Porsche, CEO Michael Leiters menghadapi tekanan besar untuk segera mengimplementasikan strategi pemulihan. Anjloknya penjualan di pasar Tiongkok, ditambah dengan biaya besar akibat perubahan strategi kendaraan listrik perusahaan, menjadi batu sandungan utama yang harus diatasi. Keputusan pemangkasan ribuan karyawan ini menjadi indikasi seriusnya upaya Porsche untuk kembali ke jalur profitabilitas di tengah gejolak pasar global.

Related Post