Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mengumumkan berita mengejutkan terkait perubahan di jajaran direksi. Amitav Nandy, yang menjabat sebagai Presiden Direktur perseroan, secara resmi mengundurkan diri dari posisinya. Surat pengunduran diri tersebut telah diterima manajemen pada tanggal 23 September 2026.
Keputusan mundurnya Amitav Nandy bukan tanpa alasan. Manajemen BATA menjelaskan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa hal ini merupakan bagian dari strategi rotasi jabatan yang lazim terjadi di lingkungan Bata Group secara global. "Sehubungan dengan adanya rotasi jabatan di Bata Group, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Amitav Nandy selaku Presiden Direktur Perseroan pada tanggal 23 September 2026," demikian pernyataan resmi manajemen yang dikutip pada Senin (28/9/2026).

Meski surat pengunduran diri telah diterima, prosesnya belum sepenuhnya final. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni Pasal 19.9 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 8 ayat (3) POJK No. 33/2014, permohonan pengunduran diri ini masih harus diputuskan secara resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Also Read
Pihak perusahaan menekankan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional. Manajemen BATA memastikan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan di masa mendatang. Emiten produsen alas kaki legendaris ini akan tetap menjalankan bisnis dan operasionalnya seperti biasa. "Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik," tegas manajemen.
Perubahan ini menunjukkan dinamika dalam struktur organisasi Bata Group, namun komitmen Sepatu Bata untuk terus melayani konsumen di Indonesia tetap tidak berubah.




