Rebutan Harta Karun Energi! 8 Blok Migas Baru Dilelang!

Author Image

Hadi Wibawa

18 September 2026, 20:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menggebrak dengan menawarkan delapan Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) pada Lelang Penawaran Tahap II Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil untuk memacu investasi di sektor hulu migas, mendorong eksplorasi masif, serta menemukan cadangan-cadangan baru yang vital demi keberlanjutan produksi dan pemenuhan kebutuhan energi nasional di masa depan. Pengumuman ini disampaikan pada Jumat, 18 September 2026.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksibengkulu.co.id, Kementerian ESDM menegaskan bahwa penambahan cadangan migas adalah kunci untuk menjaga stabilitas pasokan energi. Untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif dan memberikan kepastian bagi para kontraktor, pemerintah telah menyempurnakan berbagai kebijakan. Insentif yang ditawarkan meliputi peningkatan porsi bagi hasil, 10% First Tranche Petroleum (FTP), penetapan nilai minimum Signature Bonus berdasarkan tingkat risiko, serta fleksibilitas bagi kontraktor untuk memilih skema kontrak Cost Recovery atau Gross Split.

Rebutan Harta Karun Energi! 8 Blok Migas Baru Dilelang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya itu, pemerintah juga menjamin 100% harga Domestic Market Obligation (DMO) dan membebaskan kewajiban relinquishment atau pengembalian wilayah kerja dalam tiga tahun pertama masa komitmen. Kemudahan akses data melalui keanggotaan Migas Data Repository, fasilitas perpajakan yang sesuai ketentuan, serta kesempatan mengajukan insentif jika menghadapi kendala keekonomian dalam pengembangan wilayah kerja, turut menjadi daya tarik bagi investor. Kebijakan komprehensif ini dirancang untuk mengoptimalkan pengembangan WK yang dikelola.

Delapan WK Migas yang kini siap diperebutkan para investor terdiri dari berbagai karakteristik dan potensi. Berikut rincian lengkapnya:

  1. Jago: Berlokasi di area seluas 8.487,61 km2, ditawarkan dengan skema Cost Recovery. Komitmen awal mencakup studi Geologi & Geofisika (G&G) serta akuisisi dan pemrosesan seismik 3D seluas 500 km2. Bonus tanda tangan ditetapkan US$ 200.000 melalui Penawaran Langsung.
  2. Mahesa: Dengan luas 9.145,66 km2, juga menggunakan skema Cost Recovery. Komitmennya meliputi G&G dan akuisisi serta pemrosesan seismik 2D sepanjang 1.000 km. Bonus US$ 200.000, mekanisme Penawaran Langsung.
  3. Rafflesia: Mencakup 9.027,74 km2, skema Cost Recovery. Komitmen serupa dengan Mahesa: G&G dan seismik 2D 1.000 km. Bonus US$ 200.000, Penawaran Langsung.
  4. Belibis: Area seluas 4.860,47 km2, skema Cost Recovery. Komitmennya lebih spesifik: G&G dan pengeboran 1 sumur eksplorasi. Bonus US$ 200.000, Penawaran Langsung.
  5. Talu: Fleksibel dengan pilihan skema Cost Recovery atau Gross Split di area 4.678,26 km2. Komitmen G&G dan akuisisi seismik 3D seluas 500 km2. Bonus US$ 200.000, Penawaran Langsung.
  6. Manta: Luas 8.498,81 km2, skema Cost Recovery. Komitmen G&G dan seismik 2D sepanjang 1.000 km. Bonus US$ 200.000, Penawaran Langsung.
  7. Palu: Mencakup 7.912,78 km2, skema Cost Recovery. Komitmen G&G dan seismik 2D sepanjang 300 km. Bonus US$ 200.000, Penawaran Langsung.
  8. Leti Selatan: WK terbesar dengan luas 11.226,09 km2, menawarkan pilihan skema Cost Recovery atau Gross Split. Komitmen G&G dan seismik 3D seluas 250 km2 atau seismik 2D sepanjang 1.000 km. Bonus US$ 200.000. Uniknya, WK ini menggunakan mekanisme Lelang Reguler, berbeda dari tujuh lainnya yang menggunakan Penawaran Langsung.

Bagi Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap yang tertarik, proses lelang telah dijadwalkan secara terpisah untuk kedua mekanisme:

Untuk Penawaran Langsung (WK Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu):

  • Akses Dokumen Penawaran (Bid Document): 17 September 2026 hingga 31 Oktober 2026.
  • Batas Akhir Pemasukan Dokumen Partisipasi: 2 November 2026.

Sementara itu, untuk Lelang Reguler WK Leti Selatan:

  • Akses Dokumen Penawaran (Bid Document): 17 September 2026 hingga 14 Januari 2027.
  • Batas Akhir Pemasukan Dokumen Partisipasi: 14 Januari 2027.

Calon investor dapat melakukan registrasi dan mengakses Bid Document melalui laman resmi lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi di https://esdm.go.id/wkmigas/ sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ini adalah kesempatan emas bagi pelaku industri untuk berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Related Post