Redaksibengkulu.co.id – Kabar gembira bagi warga Jawa Timur! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mengumumkan rencana ambisius untuk memperluas jangkauan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Surabaya-Pasuruan (Supas) hingga ke Probolinggo. Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas penduduk di wilayah aglomerasi, tetapi juga menjadi pendorong signifikan bagi roda perekonomian lokal.
Saat ini, layanan Commuter Line Supas telah melayani rute Surabaya-Pasuruan dengan rata-rata volume pengguna mencapai 4.417 orang per hari, atau sekitar 130-140 ribu orang setiap bulannya. Dengan perpanjangan rute ini, KAI Commuter optimistis okupansi akan melonjak drastis. Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, dalam keterangannya, Jumat, menjelaskan bahwa rute yang semula 63 kilometer akan bertambah menjadi 101 kilometer, menghubungkan Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo. "Penambahan lintas layanan ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur," ujarnya, menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung sektor pariwisata.
Pembahasan intensif tengah dilakukan KAI Commuter bersama berbagai pihak terkait untuk merealisasikan rencana ini. Langkah ini juga bertujuan memperluas jangkauan KA Lokal PSO (Public Service Obligation) yang sebelumnya hanya sampai Pasuruan. Hasil survei KAI Commuter menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat Probolinggo, dengan 100% menyatakan keinginan untuk menggunakan layanan ini. Potensi penambahan pengguna di Stasiun Probolinggo diprediksi mencapai 304 orang per hari. Karina menambahkan, "Stasiun Probolinggo dinilai memiliki potensi tertinggi karena lokasinya yang strategis di pusat kota, dekat dengan kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata."

Related Post
Dari segi infrastruktur, Stasiun Probolinggo saat ini telah dilengkapi dengan 4 jalur pelayanan dan 2 jalur stabling. Untuk menunjang kenyamanan pengguna, KAI Commuter merencanakan sejumlah perbaikan fasilitas, termasuk penambahan kanopi di area peron, perluasan ruang tunggu, serta penambahan personel operasional seperti petugas loket, keamanan, dan kebersihan. Karina berharap, "Perpanjangan layanan Commuter Line dan perluasan jangkauan ini dapat segera terwujud guna memberikan solusi transportasi publik yang lebih efisien dan terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur."
Untuk menjaga agar tarif tetap terjangkau, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan siap mengucurkan subsidi Public Service Obligation (PSO). Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah setempat juga terus dilakukan untuk mewujudkan integrasi transportasi lokal sebagai penghubung ke pusat kota dan destinasi wisata. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, turut menyampaikan harapannya. "Kami mohon dukungan agar rangkaian proses persiapan operasional layanan KA ini dapat berjalan lancar sehingga KA ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat yang ingin bepergian dari Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya," pungkas Arif, menandakan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan impian transportasi yang lebih baik.









Tinggalkan komentar