JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa upaya penguatan sektor ekonomi kreatif terus digalakkan melalui pendampingan intensif bagi para pelaku usaha kecil. Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan global.
Salah satu unit usaha yang mendapatkan perhatian khusus adalah Tepa Selira (@tepaselira.id). Melalui program pendampingan dari SETC, Tepa Selira tidak hanya mendapatkan ilmu manajerial, tetapi juga akses luas untuk membangun jejaring bisnis serta memperkuat kolaborasi strategis.

Ali, selaku pendiri Tepa Selira, mengungkapkan bahwa dukungan ini menjadi fondasi penting bagi usahanya. Fokus utama Tepa Selira bukan sekadar mengejar profitabilitas jangka pendek, melainkan bagaimana membangun bisnis yang memiliki akar kuat pada kearifan lokal dan nilai-nilai sosial.
Also Read
"Bagi kami, menjalankan bisnis adalah tentang bagaimana bisa bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang," ujar perwakilan Tepa Selira.
Hal ini dibuktikan dengan setiap produk yang dihasilkan selalu membawa narasi budaya Indonesia. Tak hanya itu, Tepa Selira juga menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan warga lokal dalam operasional bisnisnya. Langkah ini diambil untuk menciptakan dampak ekonomi langsung yang menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Sinergi antara pendampingan berkelanjutan dari SETC dan semangat inovasi Tepa Selira terbukti mampu membawa merek lokal ini melangkah lebih jauh di industri kreatif. Fenomena ini menegaskan bahwa pembelajaran yang konsisten adalah kunci utama agar UMKM lokal memiliki daya saing tinggi dan mampu mempertahankan identitas budayanya di pasar yang lebih luas.




