JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa perhelatan akbar Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 telah resmi mencapai garis finis pada 10 Oktober 2026. Kompetisi yang telah bergulir sejak awal Agustus ini sukses menjadi panggung unjuk gigi bagi berbagai institusi di sektor jasa keuangan untuk berkompetisi secara sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarlembaga.
Corporate Secretary bank bjb, Irwan Riswandi, menjelaskan bahwa ajang tahun ini memfokuskan pertandingan pada dua cabang olahraga populer, yakni bola basket dan bola voli. Menurutnya, LJK bukan sekadar ajang perebutan trofi, melainkan sarana strategis bagi para regulator dan pelaku industri untuk memperluas jejaring komunikasi dalam atmosfer yang positif dan penuh sportivitas.

Setelah melalui persaingan sengit selama lebih dari dua bulan, sejumlah nama besar berhasil mengukuhkan diri sebagai penguasa lapangan. Bank Mandiri tampil dominan dengan menyabet gelar juara pada cabang bola basket Divisi 1 serta kategori Putri. Sementara itu, Kementerian Keuangan sukses mengamankan podium juara di Bola Basket Divisi 2, disusul oleh Bank Jateng yang meraih kemenangan di Divisi 3. Tak ketinggalan, BCA juga menunjukkan taringnya dengan keluar sebagai juara pada cabang olahraga bola voli.
Also Read
Prosesi penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan institusi yang hadir. Wiweko Probojakti menyerahkan penghargaan untuk juara Divisi 3, Bambang Ristianto untuk Divisi 2, Grandhis Helmi Harumansyah untuk kategori Putri, dan Hendrawan M. Syaban untuk Divisi 1. Selain itu, apresiasi khusus berupa plakat juga diberikan kepada RS Mitra Keluarga Cibubur atas peran mereka sebagai mitra medis resmi selama kompetisi berlangsung.
Sebagai penyelenggara utama, bank bjb menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh sponsor, regulator, peserta, hingga tim medis yang telah menyukseskan acara ini. "Bagi bank bjb, LJK adalah ruang interaksi untuk memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan industri. Melalui olahraga, komunikasi dan kebersamaan dapat terbangun secara informal namun tetap profesional," ungkap Irwan dalam keterangan resminya.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di sektor keuangan, di antaranya Deputi Komisioner SDM OJK Rudi S. Susetyo, Direktur Manajemen Risiko BSI Grandhis Helmi Harumansyah, serta Ketua Pengurus LJK Insan Hasani. Dengan berakhirnya edisi 2026, bank bjb berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang mampu mendorong sinergi positif demi kemajuan industri jasa keuangan di Indonesia.




