Solusi Cepat Mentan untuk Petani Lampung!

Author Image

Hadi Wibawa

26 Oktober 2026, 02:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat merespons keluhan para petani di Provinsi Lampung. Sebagai bentuk komitmen nyata, pemerintah menyiapkan berbagai bantuan mulai dari penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga percepatan perbaikan sistem pengairan guna mengatasi kendala di lapangan.

Langkah strategis ini diambil guna mempercepat pemulihan lahan yang terdampak kekeringan serta memperkuat produktivitas sektor pertanian di wilayah tersebut. Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin petani mengalami kesulitan dalam menjalankan usaha taninya.

Solusi Cepat Mentan untuk Petani Lampung!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kami ingin menyelesaikan persoalan petani. Apa yang bisa kami bantu, segera kami tindak lanjuti. Ini semua demi petani, jangan sampai mereka kesulitan menjalankan usaha taninya," tegas Amran dalam keterangan resminya, Minggu (25/10/2026).

Dalam kunjungannya, Amran melakukan dialog langsung dengan kelompok tani untuk memetakan kendala utama, seperti keterbatasan sumber air dan kebutuhan alat pengolahan lahan. Terkait temuan lahan puso seluas 300 hektare di Kabupaten Pringsewu, Mentan menginstruksikan pemberian benih gratis serta penyediaan pompa air untuk memulihkan kondisi lahan tersebut.

"Untuk 300 hektare lahan puso di Pringsewu, kami akan berikan benih gratis. Kami juga siapkan tiga unit pompa," tambahnya. Ia juga berencana berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk mengkaji penggunaan pompa berkapasitas besar guna menarik sumber air dari area persawahan.

Menariknya, Mentan juga memberikan perhatian khusus kepada buruh tani atau tukang tandur. Ia mengungkapkan bahwa regulasi bantuan alsintan kini telah diubah agar kelompok buruh tani dapat mengakses bantuan pemerintah.

"Kami sudah mengubah regulasi. Tukang tandur di seluruh Indonesia kini bisa menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah. Dulu tidak bisa, sekarang sudah bisa," jelas Amran.

Sebagai langkah awal, Amran menjanjikan bantuan lima unit traktor tangan yang akan dibagikan kepada lima kelompok tukang tandur yang telah dibentuk. Ia meminta para buruh tani untuk segera berorganisasi dalam kelompok agar pengajuan bantuan dapat dilakukan secara resmi dan terorganisasi.

Menutup pernyataannya, Amran menekankan bahwa sesuai instruksi Presiden, pemerintah tidak boleh membiarkan petani berjuang sendirian menghadapi masalah produksi. Ia memastikan seluruh usulan bantuan akan diverifikasi secara ketat agar tepat sasaran demi menjaga ketahanan pangan nasional.

Related Post