SPBU Swasta Full BBM? Negosiasi Pertamina Bocor!

SPBU Swasta Full BBM? Negosiasi Pertamina Bocor!

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Kabar baik bagi pemilik kendaraan! Pertamina Patra Niaga memberikan angin segar terkait negosiasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk SPBU swasta. Tidak lagi satu suara, negosiasi kini dilakukan terpisah dengan masing-masing badan usaha (BU) swasta, membuka peluang kesepakatan yang lebih personal.

Langkah ini, menurut Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, adalah langkah positif menuju solusi. "Kita masih terus berdiskusi, negosiasi. Ini sebenarnya sudah langkah positif ya, kita harapannya ini menjadi pecah telor lah nanti," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

 SPBU Swasta Full BBM? Negosiasi Pertamina Bocor!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tujuannya jelas, mengakomodasi kebutuhan spesifik BBM yang diinginkan oleh masing-masing BU swasta. Jika negosiasi berjalan mulus, Pertamina akan membuka tender transparan untuk memilih pemasok yang mampu memenuhi spesifikasi tersebut.

COLLABMEDIANET

Perbedaan signifikan lainnya adalah sistem pengiriman. Tidak ada lagi "joint cargo," melainkan kargo terpisah untuk setiap BU swasta. Roberth mencontohkan, jika sebuah BU swasta ingin mengimpor sejumlah tertentu BBM, Pertamina akan memfasilitasi dengan treatment khusus.

Mengenai target kesepakatan akhir Oktober 2025, Pertamina menyatakan keterbukaannya terhadap kolaborasi. "Saya pikir positioning Pertamina kita terbuka ya, artinya bagaimana kemudian badan usaha swasta ini mau berkolaborasi, bekerjasama, itu posisinya ada di mereka. Kalau kami kan, kami tentu sesuai arahan pemerintah, kita berkolaborasi, silahkan," tegas Roberth.

Sebelumnya, Kementerian ESDM optimis stok BBM di SPBU swasta akan pulih akhir Oktober 2025, seiring perubahan mekanisme lelang yang kini dilakukan langsung antara Pertamina dan masing-masing BU swasta.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan karena lelang sebelumnya yang dilakukan serentak mengalami kendala. "Jadi terakhir kan kemarin lelang. Lelang itu basisnya menggunakan seluruh yang mengusulkan lelang satu kali. Nah, sekarang sedang dirubah mekanismenya. Jadi masing-masing badan perusahaan swasta nanti yang berkomitmen dengan Pertamina," jelasnya.

Dengan mekanisme baru ini, Laode yakin negosiasi akan membuahkan hasil positif. "Mungkin hari Jumat insyaallah itu sudah ada hasil yang lebih konkret. Pertamina secara private antara masing-masing Pertamina dengan badan swasta. (Akhir Oktober) Optimis, nanti kita tunggu saja," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar