JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kini mendapatkan perlakuan khusus dalam pengadaan stok pangan. Perum Bulog secara resmi menyatakan akan menyuplai beras Stabilisasi Pasokan dan Distribusi Pangan (SPHP) tanpa batasan jumlah kepada Kopdes Merah Putih.
Kebijakan ini menjadi terobosan baru karena berbeda dengan aturan yang diterapkan kepada pengecer pasar melalui skema SP2KP. Jika biasanya pengecer dibatasi hanya boleh memesan maksimal 2 ton dalam satu kali transaksi, Kopdes Merah Putih justru diberikan keleluasaan untuk memesan sesuai kebutuhan tanpa limitasi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen penuh BUMN dalam menyukseskan program pemerintah. Ia menegaskan bahwa Bulog wajib memberikan dukungan maksimal terhadap keberlangsungan Kopdes Merah Putih.
Also Read
"Khusus bagi rekan-rekan KDKMP yang berada di bawah naungan Agrinas Pangan, kami akan mendukung sepenuhnya setiap jumlah pesanan yang diajukan oleh Agrinas Pangan untuk KDKMP," tegas Ahmad saat memberikan keterangan di Kantor Bulog, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Tak hanya soal kuantitas stok, Bulog juga memberikan kemudahan dari sisi finansial. Perusahaan pangan milik negara ini menyediakan fasilitas pembayaran melalui skema konsinyasi dengan tenor hingga 30 hari. Hal ini diharapkan dapat menjaga arus kas koperasi tetap sehat.
Ahmad menambahkan, perluasan jaringan distribusi ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses beras berkualitas dengan harga yang terjangkau di tingkat desa. "Semakin banyak KDKMP, semakin luas jangkauan penjualan kami, dan yang paling penting adalah kemudahan masyarakat mendapatkan beras murah," imbuhnya.
Mengenai nilai transaksi yang telah berjalan, Ahmad menyebutkan bahwa perputaran uang dalam program Kopdes Merah Putih ini sudah mencapai angka yang sangat fantastis, yakni hingga ratusan miliar rupiah. Angka ini diprediksi akan terus melonjak seiring dengan instruksi pemerintah untuk segera mengoperasikan 100 titik KDKMP baru dalam waktu dekat.




