Stok Beras SPHP Melimpah, Kopdes Bisa Borong Tanpa Batas!

Author Image

Hadi Wibawa

9 Oktober 2026, 14:26 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Perum Bulog kini memberikan kebijakan khusus yang sangat menguntungkan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) terkait penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Berbeda dengan aturan sebelumnya, Bulog menyatakan tidak akan memberikan batasan kuota dalam pemesanan beras SPHP bagi pihak Kopdes.

Kebijakan istimewa ini menjadi pembeda signifikan jika dibandingkan dengan skema penyaluran kepada pengecer di pasar melalui SP2KP. Jika sebelumnya pengecer dibatasi hanya boleh memesan maksimal 2 ton dalam satu kali transaksi, kini Kopdes Merah Putih diberikan keleluasaan penuh untuk menyerap stok beras sesuai kebutuhan mereka.

Stok Beras SPHP Melimpah, Kopdes Bisa Borong Tanpa Batas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata BUMN dalam menyukseskan program pemerintah. Ia menyebutkan bahwa Bulog wajib memberikan dukungan penuh terhadap penguatan peran Kopdes Merah Putih di tengah masyarakat.

"Khusus bagi rekan-rekan KDKMP yang berada di bawah naungan Agrinas Pangan, kami akan mendukung sepenuhnya jumlah pesanan yang diajukan oleh Agrinas Pangan untuk KDKMP," tegas Ahmad saat ditemui di Kantor Bulog, Jakarta, Jumat (10/10/2026).

Tak hanya soal kuota, Bulog juga memberikan kemudahan dari sisi finansial. Perusahaan pangan negara ini menyediakan fasilitas pembayaran melalui skema konsinyasi dengan tenor atau jangka waktu hingga 30 hari. Hal ini diharapkan dapat menjaga arus kas koperasi tetap sehat.

Ahmad menjelaskan, strategi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan distribusi beras Bulog agar lebih dekat dengan konsumen akhir. Dengan semakin banyaknya titik Kopdes, maka akses masyarakat untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau akan semakin mudah.

"Kami ingin beras Bulog tersedia secara maksimal di KDKMP. Semakin banyak jumlah KDKMP, semakin luas pula jaringan penjualan kami, dan yang terpenting, masyarakat bisa dengan mudah mengakses beras murah," tambahnya.

Terkait volume transaksi yang telah berjalan, Ahmad mengungkapkan bahwa nilai transaksi melalui jaringan Kopdes Merah Putih telah menyentuh angka yang sangat fantastis, yakni mencapai ratusan miliar rupiah. Angka ini diprediksi akan terus melonjak seiring dengan rencana pembukaan 100 titik KDKMP baru yang telah diinstruksikan oleh pemerintah dalam waktu dekat.

Related Post