Redaksibengkulu.co.id, Jakarta — Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional agar mampu menembus angka 6 persen pada tahun mendatang. Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menyatakan optimisme tinggi bahwa target ambisius tersebut dapat tercapai jika seluruh instrumen kebijakan dijalankan secara maksimal.
Dalam keterangannya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Dradjad menjelaskan bahwa koordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto telah mencakup delapan poin krusial. Fokus utamanya adalah mengoptimalkan berbagai kebijakan, mulai dari pemberian stimulus fiskal hingga penguatan sektor pariwisata guna mendongkrak laju ekonomi nasional.

"Kami akan memanfaatkan segala instrumen, mulai dari stimulus, standarisasi, hingga penguatan data statistik. Semua digunakan untuk memastikan target pertumbuhan 6 persen pada tahun 2027 dapat tercapai, bahkan semoga bisa melampaui angka tersebut," ujar Dradjad, Rabu (7/10/2026).
Also Read
Salah satu langkah nyata yang disiapkan adalah dengan memangkas berbagai hambatan (bottlenecks) yang selama ini menyulitkan sektor swasta dalam berinvestasi. Dradjad menyoroti masalah perizinan yang berbelit serta ketidaksinkronan kebijakan antar kementerian dan lembaga sebagai kendala utama yang harus segera diselesaikan.
Selain fokus pada sektor pariwisata dan industri pengolahan, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kelas bawah. Dradjad menekankan bahwa strategi ini tidak hanya sekadar memberikan kredit murah, tetapi juga mencakup pendampingan produksi dan pelatihan keterampilan.
"Tugas saya adalah mendorong ekonomi rakyat di kelompok desil rendah dan menengah. Targetnya bukan hanya belasan juta orang, tapi puluhan juta masyarakat. Kami ingin mereka tidak hanya mendapat modal, tapi juga mampu mandiri melalui usaha kelompok," jelasnya.
Lebih lanjut, pemerintah juga akan memperkuat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna menarik arus investasi yang lebih masif. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor swasta, Dradjad meyakini visi ‘Asta Cita’ dapat terwujud melalui kerja keras dan kerja cerdas.
"Jika semua persiapan ini dijalankan dengan cepat dan cerdas, saya optimis pertumbuhan kita bisa sedikit di atas 6 persen," pungkasnya.




