Targetkan Rp 313 Triliun, TEI 41 Siap Mengguncang!

Author Image

Hadi Wibawa

14 Oktober 2026, 14:25 WIB

JAKARTA – Melansir laporan redaksibengkulu.co.id, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memasang target ambisius dalam perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Dalam ajang bergengsi ini, pemerintah menargetkan nilai transaksi perdagangan menembus angka US$ 17,5 miliar atau setara dengan Rp 313,25 triliun.

Pameran perdagangan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten. Mengangkat tema "The Ultimate Hub for Global Sourcing", TEI tahun ini diproyeksikan menjadi magnet utama bagi para pelaku bisnis dunia.

Targetkan Rp 313 Triliun, TEI 41 Siap Mengguncang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam sambutannya pada seremoni pembukaan, Rabu (14/10/2026), Budi Santoso menjelaskan bahwa TEI merupakan agenda rutin yang telah eksis sejak era Presiden Soeharto pada tahun 1985. Pada edisi kali ini, antusiasme pasar global terlihat sangat tinggi dengan keterlibatan ribuan peserta.

"Kami menargetkan transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS yang didukung oleh 1.873 eksibitor serta kehadiran sekitar 30.000 pengunjung," ungkap Budi di hadapan para tamu undangan.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 16.885 pembeli telah terdaftar dalam ajang ini. Menariknya, sebanyak 8.092 di antaranya merupakan pembeli mancanegara yang berasal dari 134 negara berbeda. Hal ini membuktikan daya tarik produk Indonesia di mata dunia tetap kuat.

Tak hanya sekadar pameran, TEI ke-41 juga menjadi momentum penting bagi penguatan kerja sama bisnis. Sebanyak 168 Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dijadwalkan akan ditandatangani antara eksportir lokal dengan pembeli dari 22 negara, dengan nilai kontrak mencapai US$ 13,2 miliar.

Budi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras jajaran Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) serta Atase Perdagangan di berbagai negara yang telah melakukan penjajakan pasar jauh sebelum acara dimulai.

Berbagai sektor unggulan akan mendominasi pameran ini, mulai dari produk makanan dan minuman, hasil pertanian, manufaktur, fesyen, kriya, hingga furnitur dan dekorasi rumah. Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan kawasan industri guna menarik minat investor global.

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Perdagangan turut memberikan penghargaan kepada para aktor kunci dalam ekspor nasional. Penghargaan Primaniyarta diberikan kepada eksportir dan kepala daerah berprestasi, sementara penghargaan Primaduta diberikan kepada mitra internasional dan diaspora. Selain itu, terdapat pula Campuspreneur Award bagi perguruan tinggi yang berhasil mencatatkan transaksi tertinggi selama gelaran TEI.

Related Post