Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Gratis!

Author Image

Hadi Wibawa

30 September 2026, 08:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id — Kabar gembira bagi para pengendara yang melintasi jalur Jawa Timur. Ruas Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) khususnya segmen Gending-Kraksaan-Paiton, resmi mulai beroperasi tanpa dipungut biaya alias gratis mulai hari ini, 30 September 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, akses jalan tol ini mulai dibuka untuk umum sejak pukul 10.00 WIB. Kebijakan tarif nol rupiah ini akan diberlakukan selama masa sosialisasi selama 14 hari ke depan. Meski tidak dikenakan biaya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengingatkan agar para pengguna jalan tetap melakukan proses tapping kartu elektronik (e-Toll) di gerbang tol sebagai bagian dari prosedur operasional.

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Gratis!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Melalui keterangan resmi di media sosialnya, pihak Jasa Marga menjelaskan bahwa operasional gratis ini mencakup segmen Gending hingga Simpang Susun Kraksaan dan Simpang Susun Paiton. Pengguna jalan dapat menikmati akses dua arah, baik dari arah Gending menuju Gerbang Tol (GT) Kraksaan maupun GT Paiton.

Bagi pengendara yang datang dari arah Tol Trans Jawa, perjalanan dapat langsung disambungkan dari ruas Pasuruan-Probolinggo (Paspro) menuju ruas Prosiwangi melalui akses GT Kraksaan atau GT Paiton. Selain itu, akses masuk juga tersedia melalui GT Kraksaan yang terhubung ke ruas Paspro, GT Gending, serta GT Paiton yang dapat langsung menuju ruas Paspro.

Manager Operasi Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, Nadila Sevitria, mengonfirmasi bahwa secara teknis konstruksi ruas tol ini telah mencapai progres 100 persen. Saat ini, fokus pengerjaan hanya tersisa pada penyelesaian fasilitas rest area.

"Secara konstruksi dan kesiapan lainnya, kami sudah mantap dan siap untuk dibuka. Begitu juga dengan pelayanan, seperti transaksi dan lalu lintas, semuanya sudah kami siapkan," tegas Nadila terkait kesiapan operasional tersebut.

Dengan dibukanya ruas tol ini, diharapkan arus lalu lintas di jalur tersebut menjadi lebih lancar sekaligus menjadi sarana uji coba bagi masyarakat sebelum nantinya diberlakukan tarif normal secara resmi.

Related Post