UMKM Lokal Go International!

Author Image

Hadi Wibawa

26 Oktober 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id mencatat keberhasilan luar biasa dari sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina yang kini sukses menembus pasar internasional. Tidak hanya sekadar menjual produk, para pelaku usaha ini juga memberikan dampak sosial nyata dengan memberdayakan masyarakat lokal, termasuk penyandang disabilitas, dalam rantai produksinya.

Salah satu unit usaha yang mencuri perhatian adalah Adhimas Batik yang berbasis di Desa Jarum, Klaten. Didirikan oleh Suyanto, usaha ini telah eksis selama lebih dari tiga dekade. Tidak hanya memproduksi kain batik tulis konvensional, Adhimas Batik telah melakukan inovasi dengan mengaplikasikan motif batik pada berbagai produk gaya hidup seperti payung, tumbler, hingga nampan kayu. Melalui pendampingan Pertamina sejak 2013, produk ini kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui berbagai pameran bergengsi.

UMKM Lokal Go International!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Beralih ke Yogyakarta, terdapat Joglo Ayu Tenan yang didirikan oleh Yayuk pada 2015. Usaha ini menjadi pusat kreativitas yang menggabungkan seni menyulam, menganyam, hingga meracik teh. Menariknya, Joglo Ayu Tenan menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif dan penyandang disabilitas. Berkat dukungan pembinaan pasar, produk-produk kreatif mereka kini telah berhasil merambah pasar Jepang.

Tak kalah membanggakan, Kraton Leather yang dirintis oleh Aziz Imawan Prasetyo juga menunjukkan taringnya di kancah global. Fokus pada kerajinan kulit, usaha asal Yogyakarta ini telah mengekspor produknya ke Singapura, Malaysia, hingga Inggris. Sejak bergabung dalam program pembinaan Pertamina pada 2021, Kraton Leather terus memperkuat jaringan pemasarannya dan memberdayakan puluhan perajin lokal melalui pola kemitraan yang berkelanjutan.

Menanggapi fenomena ini, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa fokus utama pembinaan adalah penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar. Menurutnya, program ini dirancang agar UMKM memiliki daya saing tinggi sehingga pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Related Post