VIRAL! DANA Gercep Atasi Pembobolan Kartu Kredit, Dana Aman?

Author Image

Hadi Wibawa

24 September 2026, 05:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – DANA Indonesia akhirnya angkat bicara terkait maraknya dugaan transaksi kartu kredit ilegal melalui modus pembobolan via DANA QR yang sempat viral di media sosial. Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil tindakan cepat dengan memblokir akun-akun DANA yang terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan tersebut.

Lebih lanjut, DANA menyatakan telah menjalin koordinasi erat dengan bank-bank penerbit kartu kredit. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi proses pengembalian dana secara penuh kepada para korban, sesuai dengan nilai transaksi yang tidak sah. "Langkah ini merupakan implementasi dari kebijakan DANA Protection yang kami miliki untuk melindungi setiap transaksi pengguna," jelas Olavina dalam keterangan tertulis yang diterima redaksibengkulu.co.id baru-baru ini.

VIRAL! DANA Gercep Atasi Pembobolan Kartu Kredit, Dana Aman?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

DANA juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem keamanan guna mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang. Bagi para pemilik kartu kredit yang merasa menjadi korban, Olavina mengimbau agar segera menghubungi bank penerbit kartu mereka untuk melaporkan dan mengajukan sanggahan atas transaksi mencurigakan tersebut. Setelah mendapatkan nomor laporan dari bank, korban diminta untuk mengirimkan nama bank dan nomor laporan tersebut melalui pesan langsung (DM) ke akun Instagram resmi DANA: @dana.id.

"Begitu laporan diverifikasi oleh tim kami, DANA akan segera memproses pengembalian dana atau limit kartu kredit ke bank penerbit dalam kurun waktu 24 jam," terang Olavina. Ia menambahkan bahwa pengembalian dana atau limit tersebut akan tercatat pada lembar tagihan kartu kredit berikutnya, mengikuti prosedur dan kebijakan yang berlaku di masing-masing bank.

Selain itu, DANA juga akan berkoordinasi secara aktif dengan Bank Indonesia untuk melaporkan perkembangan penanganan kasus ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi pengguna tetap berjalan sesuai dengan standar keamanan sistem yang berlaku dan terverifikasi. "DANA berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dan akan terus berupaya memperkuat sistem keamanan demi perlindungan optimal bagi seluruh pengguna," pungkas Olavina.

Related Post