Redaksibengkulu.co.id – Proyek ambisius senilai Rp 1,8 miliar untuk merevitalisasi kali di kawasan Jembatan Serong, Depok, kini dilaporkan telah memasuki fase-fase akhir pengerjaan. Upaya perbaikan infrastruktur vital ini digalakkan menyusul insiden robohnya bendungan di area tersebut, yang dipicu oleh derasnya arus air serta penumpukan sampah yang masif.
Menurut pantauan Redaksibengkulu.co.id, progres pengerjaan menunjukkan tanda-tanda penyelesaian yang signifikan. Revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bendungan yang sempat runtuh, tetapi juga mencakup normalisasi aliran kali, penguatan tebing, serta penataan lingkungan sekitar untuk mengembalikan fungsi ekologis dan hidrologisnya. Diharapkan, proyek ini mampu mengatasi masalah banjir dan penumpukan sampah yang kerap melanda area tersebut.
Investasi sebesar Rp 1,8 miliar ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan dan mitigasi bencana. Dengan rampungnya proyek ini, warga sekitar Jembatan Serong dan pengguna jalan diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa lingkungan yang lebih bersih, aliran air yang lancar, serta berkurangnya risiko banjir, terutama saat musim penghujan tiba.

Related Post
Dengan demikian, proyek revitalisasi kali di Jembatan Serong Depok yang krusial ini diproyeksikan akan segera tuntas sepenuhnya, menandai babak baru bagi penataan lingkungan di salah satu titik vital kota Depok. (Redaksibengkulu.co.id/Rifkianto Nugroho)








Tinggalkan komentar