Waspada! Daftar 82 Saham Ini Dikuasai Segelintir Orang

Author Image

Hadi Wibawa

26 Oktober 2026, 08:25 WIB

redaksibengkulu.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar emiten yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Hingga data per 22 Oktober 2026, tercatat sebanyak 82 perusahaan masuk dalam radar pengawasan khusus ini karena kepemilikan sahamnya yang didominasi oleh kelompok tertentu.

Fenomena masuknya kembali PT MD Entertainment Tbk (FILM) ke dalam daftar HSC menjadi sorotan utama. Sebelumnya, BEI sempat menyatakan FILM keluar dari kategori ini pada 12 Oktober 2026 karena dianggap telah memenuhi kriteria kuantitatif. Namun, setelah dilakukan peninjauan mendalam, ditemukan bahwa penurunan persentase kepemilikan tersebut terjadi melalui mekanisme repurchase agreement (repo) saham.

Waspada! Daftar 82 Saham Ini Dikuasai Segelintir Orang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pihak bursa menilai transaksi repo tersebut tidak benar-benar mengubah struktur konsentrasi kepemilikan yang sebenarnya. "Berdasarkan penelaahan lebih lanjut, transaksi tersebut berpotensi tidak mengubah konsentrasi kepemilikan saham. Oleh karena itu, BEI mengumumkan kembali FILM sebagai saham kategori HSC," tulis pernyataan resmi BEI yang dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (26/10/2026).

Selain FILM, muncul nama baru dalam daftar HSC, yakni PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO). Berdasarkan metodologi perhitungan per 15 Oktober 2026, TFCO menunjukkan angka konsentrasi yang sangat ekstrem, di mana segelintir pihak menguasai hingga 99,70% dari total saham yang beredar.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa masuknya emiten ke dalam daftar HSC bukan berarti perusahaan tersebut melakukan pelanggaran hukum. Status ini murni merupakan laporan mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal.

Berikut adalah daftar lengkap 82 emiten yang masuk dalam kategori saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC):

  1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
  2. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
  3. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  4. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
  5. PT Golden Flower Tbk (POLU)
  6. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
  7. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
  8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
  9. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
  10. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  11. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
  12. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
  13. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
  14. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
  15. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
  16. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
  17. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
  18. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
  19. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
  20. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
  21. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  22. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  23. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
  24. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
  25. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
  26. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
  27. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
  28. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
  29. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
  30. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
  32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
  33. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
  34. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
  35. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
  36. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
  37. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  38. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
  39. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
  40. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
  41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
  42. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
  43. PT Siantar Top Tbk (STTP)
  44. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
  45. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
  46. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  47. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  48. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
  49. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
  51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
  52. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
  53. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
  54. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
  55. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  56. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
  57. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)
  58. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
  59. PT Charnic Capital Tbk (NICK)
  60. PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)
  61. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)
  62. PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO)
  63. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)
  64. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
  65. PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT)
  66. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA)
  67. PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS)
  68. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
  69. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  70. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME)
  71. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
  72. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)
  73. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)
  74. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP)
  75. PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
  76. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)
  77. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)
  78. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
  79. PT Temas Tbk (TMAS)
  80. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
  81. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
  82. PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO)

Related Post