Kapan Bangkit? Pedagang Puring Bertahan di Sisa Pasar!

Author Image

Hadi Wibawa

15 September 2026, 08:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Lebih dari setahun berlalu sejak tragedi kebakaran hebat melanda Pasar Taman Puring, namun potret perjuangan para pedagang di sana masih terlihat jelas. Mereka tetap setia berjualan di sisi-sisi pasar yang tersisa, menanti dengan sabar janji penataan dan revitalisasi yang tak kunjung terealisasi. Kebakaran yang terjadi pada 28 Juli 2025 itu memang telah menghanguskan bangunan utama, namun semangat para pedagang tak ikut luluh lantak.

Kondisi ini memaksa para pedagang untuk beradaptasi dengan situasi yang serba terbatas. Dengan lapak-lapak sederhana seadanya, mereka merapikan barang dagangan mereka setiap hari, berharap ada pembeli yang singgah. Aktivitas perdagangan memang belum kembali seperti sedia kala sebelum musibah, namun roda ekonomi harus terus berputar demi kelangsungan hidup mereka.

Kapan Bangkit? Pedagang Puring Bertahan di Sisa Pasar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keputusan untuk bertahan bukanlah tanpa alasan. Sebagian besar dari mereka mengaku tidak memiliki pilihan lain. Kebutuhan sehari-hari yang terus mendesak dan ketiadaan pekerjaan alternatif menjadi pendorong utama mereka untuk tetap menggelar dagangan, meskipun dalam kondisi yang jauh dari ideal. Mereka tak punya opsi untuk berpindah atau memulai usaha di lokasi lain, sehingga bertahan di sisa-sisa Pasar Taman Puring adalah satu-satunya jalan.

Hingga kini, ratusan lapak yang hangus belum kembali beroperasi, meninggalkan pemandangan yang memprihatinkan. Pedagang berharap besar agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata. Penataan dan revitalisasi Pasar Taman Puring menjadi dambaan utama, agar mereka bisa kembali memiliki tempat usaha yang layak dan aman, seperti sebelum insiden kebakaran. Penantian panjang ini adalah cerminan dari harapan yang tak pernah padam di tengah ketidakpastian.

Related Post