Dana Triliunan Cair! 7 Provinsi Ini Selamat

Author Image

Hadi Wibawa

23 Oktober 2026, 02:25 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Pemerintah Pusat resmi menyalurkan dana bantuan besar-besaran untuk menangani krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Total anggaran yang dikucurkan mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp 1,23 triliun, guna mempercepat penanganan di tujuh provinsi terdampak.

Adapun wilayah yang menjadi sasaran bantuan ini meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Riau, serta tiga provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Dana Triliunan Cair! 7 Provinsi Ini Selamat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menjelaskan bahwa penyaluran dana ini dilakukan dalam dua termin. Tahap perdana telah diselesaikan pada awal September lalu, sementara tahap kedua baru saja ditransfer pada Kamis (22/10/2026).

"Pemerintah pusat telah mentransfer bantuan tahap kedua hari ini. Jika ditotal, keseluruhan anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp 1,235 triliun," ungkap Sugiono dalam pernyataan resminya.

Ia menegaskan bahwa Presiden memantau secara intensif setiap perkembangan situasi di lapangan setiap harinya. Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan agar anggaran ini difokuskan pada perlindungan warga yang terdampak langsung, terutama dalam aspek layanan kesehatan.

Beberapa poin krusial yang menjadi prioritas penggunaan dana tersebut antara lain penyediaan fasilitas pemulihan seperti rumah oksigen, penanganan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hingga pengadaan alat pemadam kebakaran.

"Prioritas kami adalah penguatan sarana pemadaman, mulai dari alat pelindung diri (APD), pompa air, tangki, selang, hingga alat suntik air khusus lahan gambut dan pembuatan sumur bor. Selain itu, dana ini juga mencakup biaya operasional serta mobilisasi personel di lapangan," tambah Sugiono.

Tak hanya soal peralatan, bantuan ini juga menyasar dukungan logistik bagi para petugas yang berjuang di garis depan. Saat ini, tercatat sekitar 71 ribu personel telah dikerahkan untuk melakukan operasi pemadaman, baik melalui jalur darat maupun udara.

Melalui suntikan dana triliunan ini, pemerintah berharap proses tanggap darurat dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang terdampak asap serta api.

Related Post