Teknologi Alarm Pertamina Selamatkan Tambak!

Author Image

Hadi Wibawa

5 November 2026, 23:25 WIB

JAKARTA – Melansir laporan redaksibengkulu.co.id, PT Pertamina (Persero) melakukan langkah inovatif guna melindungi mata pencaharian warga pesisir di Dusun Bondan, Cilacap, Jawa Tengah. Melalui penerapan teknologi Early Warning System Rob Flood (EWSRF), Pertamina menghadirkan sistem alarm peringatan dini untuk mengantisipasi ancaman banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut.

Inovasi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi warga setempat. Berdasarkan data internal Pertamina, penggunaan teknologi alarm ini berhasil memberikan perlindungan terhadap hasil tambak masyarakat dengan tingkat keberhasilan mencapai 80 persen.

Teknologi Alarm Pertamina Selamatkan Tambak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perwira Pertamina Subholding Downstream, Sunaryo Adi Putra, menjelaskan bahwa fungsi utama dari fasilitas ini adalah sebagai sistem proteksi dini bagi warga. "Program ini berfungsi sebagai pengingat bagi warga. Karena di wilayah tersebut sangat rentan terhadap banjir rob, sirene akan berbunyi sebagai peringatan agar warga segera melakukan evakuasi sebelum air masuk," ungkap Sunaryo dalam acara Pertamina Talk di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Senada dengan hal tersebut, Mohammad Jamaludin, seorang penggerak masyarakat (local hero) dari Dusun Bondan, mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi ini merupakan jawaban atas keresahan warga selama ini. Sebelum adanya sistem ini, para petambak kerap mengalami kerugian besar akibat gagal panen setiap kali banjir rob melanda.

"Alarm ini lahir dari keresahan kami akibat seringnya gagal panen. Kami sangat membutuhkan sistem yang mampu memberi peringatan kepada warga bahwa banjir akan segera datang," tutur Jamaludin.

Ia menambahkan, kehadiran alat ini telah membawa perubahan besar bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya peringatan dini, warga kini memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan teknis guna mengamankan aset tambak mereka.

"Dulu, saat banjir datang tiba-tiba, ikan-ikan di tambak sering lepas dan hilang. Namun sekarang, dengan adanya alat ini, warga bisa bersiap-siap lebih awal sehingga hasil panen tetap aman dan dapat dipertahankan," pungkasnya.

Related Post